SuaraBanten.id - Ada 7 lokasi rapid test antigen di Bandara Soekarno-Hatta. Rapid test antigen ini melayani perjalanan calon penumpang pesawat ke luar Jakarta.
PT Angkasa Pura II (Persero) mengimbau calon penumpang pesawat melakukan tes COVID-19 terlebih dahulu sebelum tiba di bandara Soekarno-Hatta agar proses keberangkatan berjalan lancar.
Director of Operation dan Service PT Angkasa Pura II Muhamad Wasid mengatakan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta meningkat dalam beberapa hari terakhir pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021.
"Begitu banyak penumpang dengan berbagai tujuan ke seluruh Indonesia. Kami persiapkan personel semaksimal mungkin, 100 persen staf dikerahkan. Kami juga menjamin fasilitas dan infrastruktur untuk berfungsi dengan baik," katanya.
Disampaikan, setiap calon penumpang pesawat wajib menunjukkan surat keterangan hasil tes COVID-19 sesuai dengan Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor 22/2020 dan Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 03 Tahun 2020.
Sesuai surat edaran itu, calon penumpang pesawat pada periode Natal dan Tahun Baru wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan dari dan ke atau antar bandar udara di Pulau Jawa.
Khusus penerbangan menuju Denpasar, surat yang ditunjukkan adalah hasil negatif menggunakan RT-PCR paling lama 7x24 jam sebelum keberangkatan.
Sementara itu, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi surat hasil tes COVID-19 akan divalidasi oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes) dan petugas check in maskapai.
"Kami mengimbau supaya calon penumpang pesawat telah memiliki surat tes COVID-19 sebelum tiba di bandara. Bagi yang sudah memiliki surat hasil tes itu, cukup datang 2 jam sebelum keberangkatan," katanya.
Baca Juga: Antre Rapid Test Antigen, Calon Penumpang di Bandara Hang Nadim Membludak
Namun, lanjut dia, bagi yang belum memiliki surat tes dan berencana melakukan tes di bandara maka kami sarankan untuk tiba 4 jam sebelum keberangkatan.
Bandara Soekarno-Hatta memiliki tujuh lokasi tes COVID-19 yakni Airport Health Center di T2 (Stasiun Skytrain-Walk in service), Airport Health Center di T2 (Terminal 2D-Pre-order service), Airport Health Center di T3 (SMMILE Center – Walk in service).
Kemudian, Airport Health Center di T3 (area lounge umroh-Pre-order service), Drive Thru tes di lapangan parkir T3, Drive Thru tes di lapangan parkir T2, dan Drive Thru tes di lapangan parkir T1.
Agus Haryadi menuturkan di setiap lokasi Airport Health Center juga disediakan shuttle bus untuk mengarahkan calon penumpang pesawat melakukan tes di lokasi lain jika antrean sudah cukup banyak. (Antara)
Berita Terkait
-
Terminal 2F Soetta Resmi Jadi Pusat Keberangkatan Jamaah Umrah
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Pemberangkatan Haji 2026 Tuntas, Lebih dari 138 Ribu Jamaah Terbang ke Tanah Suci
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban