SuaraBanten.id - Hasil hitung suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan 2020 sementara dari Sirekap KPU sudah mencaoai 100 persen.
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 3 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan masih kokoh diposisi teratas dengan perolehan suara mencapai 40,9 persen atau 235.656 suara.
Tercatat, semua surat suara dari 2.963 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di 7 kecamatan di Kota Tangerang Selatan.
Pasangan calon dari petahana itu, unggul di tiga kecamatan. Yakni, Serpong, Pondok Aren, Pamulang dan Setu.
Sementara di posisi kedua ada pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Tangsel nomor urut nomor 1 Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dengan perolehan suara 35,6 persen atau 204.930 suara.
Sedangkan posisi ketiga, ada pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Tangsel nomor urut 2 Siti Nurazizah-Ruhamaben. Putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu mendapat perolehan suara 23,5 persen atau 135.122 suara.
Sementara itu, saat ini masih melakukan proses pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kota masih berlangsung di Hotel Grand Zuri BSD City, Serpong, Rabu (16/12/2020).
Diskors Satu Jam
Proses pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat Kota Tangerang Selatan dihujani interupsi, bahkan hingga dilakukan skorsing.
Baca Juga: Pilkada Usai, Ketua DPRD Tangsel Banting Setir Jual Motor? Ini Faktanya
Interupsi itu, datang dari Bawaslu Tangsel dan saksi tiga pasangan calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan 2020. Kemudian, pleno diskorsing selama satu jam.
Pleno tersebut, diselenggarakan di Hotel Grand Zuri BSD City, Serpong, Rabu (16/12/2020).
Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Tanerang Selatan Slamet Santosa menyebut, permintaan skors pelaksnaan pleno itu, lantaran masih adanya kesalahan data administrasi daftar pemilih tambahan.
"Intinya ada perubahan yang harus dipersiapkan dulu terkiat administrasi penggunaan hak pilih. Pemilih pindahan di kecamatan serpong, ada satu pemilih yang tidak tercantum," kata Slamet, di Hotel Grand Zuri BSD Serpong, Rabu (16/12/2020).
Di tempat yang sama, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU Tangsel Achmad Mujahid Zein mengatakan, skors diberlakukan satu jam lantaran adanya data pemilih yang tidak sesuai.
"Sebetulnya, mekanisme rapat di PPK sudah selsai. Kemudian kita cermati ada data pemilih tambahan yang tidak sesuai di salah satu TPS di Kecamatan Serpong," kata Zein.
Berita Terkait
-
Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI
-
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
-
Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan