SuaraBanten.id - Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tafriijal Ahkam Cikiray KH Adang Jajuli mengajak warga Kabupaten Lebak untuk tetap menaati protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.
"Kita dalam kondisi seperti ini harus mentaati protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19," kata KH Adang di Lebak, Jumat (11/12/2020).
Menurutnya, protokol kesehatan yang dilakukan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan merupakan bagian dari ikhtiar untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan virus corona.
"Kami mengingatkan masyarakat bahwa wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan untuk perlindungan diri sendiri dan orang lain dari serangan penyakit," katanya, melansir Antara.
Sosok yang juga alumnus Pesantren Tebuireng di Jombang itu menekankan bahwa kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan sangat penting dalam upaya mengendalikan penularan virus corona.
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Pelanggar Protokol Kesehatan, Reaksi Habib Rizieq Datar
-
Setelah Divaksin Covid-19, Masih Perlukah Memakai Masker?
-
Petugas KPPS Mengabaikan Protokol Kesehatan Covid-19 di Pilkada 2020
-
Setelah Pilkada, Giliran Pilkades: yang Tidak Siap Bakal Ditunda
-
Dicekal dan Diburu Kapolda Metro, FPI Rahasiakan Keberadaan Rizieq Shihab
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial