SuaraBanten.id - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Solo melakukan quick count atau hitung cepat pada pilkada Solo.
Hingga Pukul 17.16 WIB Rabu (9/12/2020), suara yang masuk sudah terhimpun dari 954 TPS dari total 1.231 TPS.
Dilansir dari Solopos.com-jaringan Suara.com, Hasilnya, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa memperoleh 175.562 suara (74,78 persen) sedangkan lawannya Bagyo Wahyono-FX Supardjo mengumpulkan suara 30.642 suara (13,05 persen).
Dari total tersebut, tercatat ada 234.764 suara yang sah. Sedangkan suara yang tidak sah tercatat 28.560 atau 12,17 persen.
Menang telak di kandang sendiri
Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa menang telak di tempat pemungutan suara (TPS) 22 Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari pada Pilkada yang digelar hari ini Rabu (9/12/2020).
TPS yang berada di utara Stadion Manahan itu merupakan lokasi Gibran, istrinya Selvi Ananda dan adiknya Kaesang Pangarep mencoblos.
Gibran-Teguh unggul dengan mendulang suara sebanyak 171 suara. Kemudian Paslon 2 dari jalur independen, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) hanya mendapatkan perolehan 24 suara. Sedangkan 13 surat suara dinyatakan tidak sah.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 22 Manahan, Toto Saronto, mengatakan TPS 22 ditutup pukul 13.30 WIB, selesai pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Bagyo Janji Jika Menang akan Rangkul Gibran dan Mengayomi Semua Partai
"Hasil perhitungan TPS 22 Manahan paslon Gibran-Teguh meraih 170 suara dan Bajo 24 suara," kata Toto.
Toto menjelaskan, sebanyak 106 pemilih tidak hadir mencoblos.
Beberapa hal menjadi penyebab ratusan pemilih di TPS Gibran tersebut tidak hadir saat pemungutan suara.
"Iya kalau di TPS ini tingkat partisipasinya menurun jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Mungkin karena pandemi covid-19. Selain itu, dari 106 pemilih yang tidak hadir, 50 persen diantaranya merupakan perantau. Jadi mereka tidak pulang," ujarnya.
Toto menambahkan, seluruh sarana dan prasarana untuk menerapkan protokol kesehatan sudah disiapkan sebelumnya.
"Mulai dari hand sanitizer, thermogun, hand soap dan juga masker. Kita sudah siapkan itu, sarung tangan juga. Yang pasti tidak ada pemilih di TPS ini yang menjalani isolasi mandiri," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang
-
Polres Tangsel Buru Debt Collector Penikam Advokat: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati