SuaraBanten.id - Hasil Quick Count atau hitung cepat Pilkada Kabupaten Serang versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa menang telak atas pesaingnya.
Berdasarkan penelitian dari tim LSI Denny JA, Paslon nomor urut 1, Tatu-Pandji memperoleh suara 64,2 persen. Sementara Paslon nomor urut 2, Nasrul-Eki mendapatkan suara 37,58 persen.
"Inipun dilakukan berdasarkan dari hasil hitung cepat dari 256 TPS, dengan margin of error 1 persen," ungkap Peneliti LSI Denny JA, Rico Pahlawan saat menggelar konfrensi pers, di salah rumah pendopo di Bhayangkara nomor 51, Rabu(9/12/2020).
Rico Pahlawan mengakui, Paslon incumbent nomor urut 01, Tatu-Pandji cukup solid dan mampu memperkuat basis suara.
"Saya salut dengan solidaritas yang tinggi para tim di Paslon nomor urut 01, dan sudah terbentuk pemilih militan mencapai 60 persen. Inipun terbentuk sudah sejak Pilkada 2020 terlaksana," jelasnya.
Tak hanya itu, Rico manambahkan, Pengguna hak pilih di Pilkada 2020 di Kabupaten Serang mengalami peningkatan partisipasi pemilih hingga 60,35 persen.
"Sosialisasinya benar-benar tersampaikan, dan masyarakat memang masih mempercayai Paslon Incumbent untuk kembali memimpin di Kabupaten Serang," tutup Rico seraya mengakhiri wawancara.
Data dari Quick Count LSI Denny JA menyebut, paslon Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa unggul telak di semua dapil di Kabupaten Serang dan hanya mendapatkan perlawanan di dapil Bojonegara.
Pada dapil 1 yang terdiri dari Kecamatan Binuang, Carenang, Ciruas, Lebak Wangi, Pontang, Tanara dan Tirtayasa, Ratu Tatu Chasanah unggul dengan raihan suara 65,02 persen dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapatkan 34,98 persen.
Baca Juga: Kolom Kosong Kalah di Pilkada Soppeng Versi Hitung Cepat
Sementara di dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Cikande, Jawilan, Kibin, Kopo dan Kragilan, Pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa mendapatkan suara 57 persen dan pasangan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapat 43 persen.
Kemudian di dapil 3, Kecamatan Bandung, Baros, Cikeusal, Pamarayan, Petir, dan Tunjung Teja, Pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa raihan suara 64,10 persen dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapat 35,90 persen.
Selanjutnya pada dapil 4 yang terdiri dari Kecamatan Anyar, Cinangka, Ciomas, Pabuaran, Mancak dan Padarincang, pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa juga unggul telak dari Nasrul Ulum-Eki Baihaki dengan perolehan suara 68,78 persen dan lawannya memperoleh 30,22 persen.
Terakahir, perlawanan sengit terjadi di dapil 5 yang terdiri dari Kecamatan Bojonegara, Kramatwatu, Gunungsari, Pulo Ampel dan Waringin Kurung. Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa mendapatkan suara 54,24 persen dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapatkan 45,76 persen.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger