SuaraBanten.id - Polda Metro Jaya sedang memburu pelaku yang menyebarkan sebuah tangkapan layar berita media daring detik.com berjudul 'Viral...! Hacker Membocorkan Percakapan WhatsApp Prihal Upaya Pembunuhan HRS Oleh Anggota Polisi." Pasalnya, screenshot berita media online itu dianggap merupakan kabar bohong alias hoaks.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyangkal jika ada instruksi dari pimpinan untuk menghabisi nyawa Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, judul berita yang mencatut nama media detik.com itu tidak benar.
"Bahwa ada percakapan WA (WhatsApp) Pak Kapolda Metro Jaya dalam satu WA-nya ini saya jelaskan bahwa ini adalah berita tidak benar. Viral hoaks membocorkan WhatsApp perihal pembunuhan HRS oleh anggota kepolisian," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/12/2020).
Menurut Yusri, pihak kepolisian juga telah mengkonfirmasi langsung terkait judul berita tersebut kepada redaksi detik.com. Adapun, hasilnya dapat dipastikan bahwa redaksi detik.com tidak pernah memuat berita tersebut.
"Saya sudah konfirmasi ke media detik.com dari media pun menyatakan tidak pernah memberitakan seperti ini dan ini editan. Ini diedit karena media tersebut tidak pernah mengeluarkan berita ini," katanya.
Atas temuan tersebut, Yusri menyampaikan bahwa pihaknya akan menyelidiki siapa pelaku pembuat dan penyebar hoaks tersebut. Terlebih, menurutnya informasi tidak benar itu telah beredar luas di media sosial.
"Kami akan lakukan pendalaman ini semuanya untuk kami cari siapa pelakunya. Karena ini sudah beredar luas di medsos," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Kronologi Pemerasan Sahroni: Didatangi di DPR, Diminta Rp 300 Juta, Dijebak hingga Ditangkap!
-
Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara
-
Polda Metro Tegaskan WFH Tak Berlaku, Pelayanan Polisi Tetap Berjalan
-
Pimpinan Komisi III Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan, Pelaku Catut Nama KPK Minta Rp300 Juta!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Viral di Lebak! Demi Buktikan Tak Mencuri Bedak, Wanita Dipaksa Injak Al-Qur'an
-
Catat! Tidak Semua ASN Banten Bisa WFH Hari Jumat
-
Oknum ASN Satpol PP Cilegon Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Polisi Sita 78 Paket Siap Edar
-
Pecat Ketua RW Sepihak, Kepala Desa Curug Wetan Dilaporkan ke Ombudsman