SuaraBanten.id - Mulai dari anak-anak hingga lansia, semua pasti pernah mengalami sakit kepala. Seringnya, kita akan langsung minum obat bebas yang dijual di pasaran untuk meredakan sakit kepala. Tapi, khusus lansia, dokter menyarankan agar tak sembarangan minum obat. Apalagi, jika lansia tersebut memiliki penyakit lain, seperti diabetes.
Spesialis ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi dr. Christa Adriane Tenges Sp. K.F.R., mengatakan, jika lansia mengalami sakit kepala sebaiknya dicari dulu penyebabnya.
"Tidak aman asal minum obat anti sakit kepala. Karena kalau nanti keluhannya berkurang tapi penyebabnya tidak diatasi, itu justru akan lebih berbahaya," kata dokter Christa dalam Talkshow Cegah Disabilitas akibat Kaki Diabetes bersama Radio Kesehatan Kemenkes, Kamis (3/12/2020).
Terutama pada lansia yang mengidap penyakit diabetes, Christa menyarankan, sebaiknya periksakan dulu kadar gula darahnya. Jika gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia, kondisi itu bisa membuat sakit kepala. Selain itu juga asupan minum yang dikonsumsinya.
"Penyebab sakit kepala pada lansia ada banyak, apalagi kalau sudah ada diabetesnya. Bisa karena mungkin dehidrasi, itu bisa menyebabkan sakit kepala. Atau karena kurang tidur, posisi bantal tidak pas sehingga tengkuk belakang jadi kaku. Atau gula darahnya turun terlalu rendah," paparnya.
Dokter Christa mengingatkan, obat sakit kepala apapun, baik itu parasetamol, panadol atau lainnya, jangan diberikan kepada lansia selama belum diketahui penyebabnya.
"Kalau sudah usia lanjut usia itu kalau sakit kepala jangan langsung diobati pakai panadol, parasetamol dan lainnya. Tapi cari tahu dulu penyebabnya apa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup