SuaraBanten.id - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap SA (30), pria yang tega menyetubuhi bocah perempuan berusia 10 tahun, pada Rabu, 18 November 2020 lalu.
Kejadian pencabulan itu berlangsung di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, sekitar pukul 13.00 WIB, sebagaimana dikutip dari Bantennews.co.id --jaringan Suara.com.
SA melancarkan aksinya dengan menggunakan modus menjadi salah satu crew televisi untuk menggaet mangsa. Hal itu dijelaskan Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Angga Surya Saputra.
Selain modus menjadi salah satu crew TV, SA juga mengiming-imingi korbannya bisa bertemu dan berfoto dengan artis.
Baca Juga: Banten Masuk ke Zona Merah COVID-19, Inilah Penyebabnya
Ketika berhasil merayu korbannya, SA melancarkan aksi bejatnya dengan membawa sang bocah ke tempat sepi sebelum melakukan pencabulan.
“Tersangka melakukan hal tersebut karena tersangka tertarik dan mempunyai hasrat dengan perempuan khususnya anak-anak," kata Angga dalam keterangan pers di Makopolres Tangsel, Selasa (1/12/2020).
"Dan dalam kesehariannya tersangka sudah mempunyai istri dan anak perempuan."
Kronologis aksi kriminal itu bermula saat tersangka mengendarai sepeda motornya di sekitaran Pondok Aren dengan nait mencari mangsa.
Saat sudah menemukan incarannya, SA berhenti dan mengaku kepada korban bahwa dirinya adalah crew TV.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Satgas: Klaster Pekerja dari Jakarta
Lalu tersangka mengatakan korban mirip dengan artis sinetron dan menjanjikan sang mangsa bisa menjadi artis apabila ikut dengannya.
“Lalu korban didudukan di [bangku] depan [motor] sedangkan tersangka dibelakang. Tersangka kemudian berputar-putar di daerah Pondok Aren dan mencabuli korban,” kata Angga.
Aksi bejat tersangka dilampiaskan di sebuah kebon kosong dengan mengancam akan meninggalkan korban. Merasa tak berdaya, bocah perempuan 10 tahun itu mengikuti kemauan bejat pelaku.
“Tersangka ditangkap oleh Sat Reskrim dan Unit Reskrim Pondok Aren pada tanggal 27 November 2020 pada saat sedang memancing di daerah Kebayoran Lama Jakarta Selatan,” tandas Angga.
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Soroti Kasus Eks Kapolres Ngada jadi Predator Seks Anak, Legislator PDIP: Saya Yakin Masih Banyak
-
Polres Tangsel Tangguhkan Penahanan Ibu Yani Usai Dua Anaknya Jual Ginjal di Bundaran HI
-
Kasus AKPB Fajar Polisi Predator Seks Anak Diawasi LPSK hingga Komnas HAM, Kapolda NTT Bilang Begini
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Pendapatan dari Penyewaan Kuda Saat Libur Lebaran di Pantai Begendur Melonjak
-
Kakek di Serang Hilang Saat Cari Melinjo di Hutan Pabuaran
-
Polisi Wanti-wanti Nahkoda Kapal di Pantai Tanjung Pasir, Jangan Lebihi Kapasitas!
-
Kolaborasi dengan BRI Antarkan Desa Wunut Jadi Desa dengan Pembangunan Berkelanjutan
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie