SuaraBanten.id - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di kabupaten/kota Banten akan dikawal oleh ribuan personel gabungan dengan rincian 1.000 anggota TNI dan 4.901 polisi.
Hal itu disampaikan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (25/11/2020).
“Jadi, untuk TNI di wilayah Banten 1.000 personel, sesuai undang-undang kita memberikan bantuan kepada Pemda untuk pelaksanaan pilkada," kata Nugroho Budi dikutip dari Bantennews--jaringan Suara.com.
"Membantu polisi sesuai undang-undang yang ada di kita."
Bentuk pengawalan menurut Pangdam disesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru dan berupaya menjaga protokol kesehatan.
“Kalau misalnya satu ruangan biasanya 100 maka dikurangi 40 atau 50 persen. Persebaran disesuaikan dengan daerah,” ujarnya.
Pihaknya akan menerjunkan personel dari Kodim, Satuan Oprasioanl Batalyon 320 dan sebagainya.
“Kita kerahkan untuk mengamankan Pilkada. Kerawanan mulai dari proses pendaftaran, kampanye, pemungutan suara, penetapan calon di situ banyak kerawanan,” jelas Nugroho.
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar telah menyiapkan ribuan personel guna pengamanan Pilkada serentak. Para anggota yang diturunkan berasal dari Polda Banten dan Polres Jajaran.
Baca Juga: Cerita Pelipat Kertas Suara Pilkada di Tengah Pandemi: Pasrah Aja Deh!
“Untuk pengamanan Pilkada Serentak ini, kita dari Polda Banten sudah menyiapkan 3.901 personel. Dan juga pengamanan Pilkada Serentak ini kita dibantu dengan personel TNI,” jelas Fiandar.
Fiandar juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan di masa Pilkada serentak tersebut.
“Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana kita melakukan Pilkada di masa pandemi Covid-19," beber Fiandar.
"Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Hindari kerumunan, selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan,” tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berharap Pilkada di tengah pandemi ini bisa berlangsung aman. Seluruh pelaksanaannya dihimbau menggunakan protokol kesehatan.
“Karena saat ini kita menghadapi Covid-19 bagaimana masyarakat bisa tetap sehat dan dilaksanakan dengan baik," kata Andika Hazrumy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman