SuaraBanten.id - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak melarang acara Reuni 212.
Hanya saja, kata Syarif, acara Reuni 212 tak boleh digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Sejak tahun 2017 silam, Monas selalu digunakan sebagai tempat untuk acara Reuni 212.
Kekinian kawasan Monas masih ditutup sejak Pemprov DKI memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Terkait rencana Reuni 212 pada 2 Desember mendatangkan, diperkirakan PSBB masih diberlakukan.
"Pemprov DKI bukan melarang Reuni 212, tapi tempatnya. Monas tidak bisa dipakai karena pembatasan 20 persen," ujar Syarif saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).
Pernyataan tak mengizinkan acara Reuni 212 digelar di Monas juga sudah pernah diutarakan oleh Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.
Namun banyak pihak menilai Pemprov DKI melarang acara tersebut digelar.
"Artinya izin Monas ya, bukan izin (Reuni) 212, jangan salah. Banyak yang dipelintir Pak Wagub bilang tidak mengizinkan Reuni 212, kurang kata di Monas," tuturnya.
Baca Juga: Anies Cuma Tak Izinkan Reuni 212 di Monas, Selain Itu Bebas?
Selain itu, Syarif mengklaim sudah mendapatkan informasi dari Ketua Persaudaraan Alumni atau PA 212 Slamet Maarif bahwa Reuni 212 akan digelar secara virtual.
"Tapi kita mendengar dari PA 212 Pak Slamet, akan melakukan (Reuni 212) secara virtual," pungkasnya.
Berita Terkait
-
KPK Tegaskan Tak Ada Uang Mengalir ke Partai Gerindra dari Dugaan Pemerasan Bupati Sudewo
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra
-
Dasco: Pak Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Nasib Sudewo di Ujung Tanduk, Gerindra Gelar Rapat Kehormatan Tentukan Status
-
Jadi Kandidat Calon Deputi Gubernur BI, Keponakan Prabowo Mundur dari Gerindra
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WEF Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan UMKM Pilar Keuangan Berkelanjutan Global
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK