SuaraBanten.id - Aparat kepolisian mulai berjaga dan melakukan patroli di sekitar kediman artis Nikita Mirzani di Petukangan, Jakarta Selatan. Hal ini setelah Nikita diancam akan didatangi ratusan pengikut Habib Rizieq Shihab.
Aparat kepolisian mulai berjaga-jaga di rumah Nikita sejak Kamis (12/11/2020). Pengamanan dilakukan setelah Ustaz Maaher At-Thuwailibi mengancam akan menggeruduk rumah Nikita Mirzani lantaran dinilai telah menghina Rizieq Shihab.
"Dari semalam kami sudah mengerahkan juga anggota untuk laksanakan patroli mobile kurang lebih 10 sampai 15 orang," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Rosiana Nurwidajati saat dikonfiramsi, Jumat (13/11/2020).
Menurut Rosiana, sebanyak 15 personel kepolisian telah dikerahkan untuk melakukan patroli di sekitar rumah Nikita Mirzani sejak kemarin malam. Kekinian, pihaknya juga berencana menambah jumlah personel untuk melakukan pengamanan.
"Karena ini masuk wilayah saya, maka kami berikan pengamanan. Memberikan pengamanan karena kami lebih baik mencegah dulu daripada terjadi," kata Rosiana.
Rosiana bahkan mengatakan, Polres Metro Jakarta Selatan akan membantu untuk menambah pasukan untuk mengamankan kediaman Nikita.
"Nah hari ini akan ditambah, tunggu dulu nanti personelnya yang menentukan dari polres," imbuhnya.
Sebut Rizieq Tukang Obat
Melalui akun Instagram, Niki, panggilan akrab Nikita Mirzani, sebelumnya mengunggah sebuah video singkat yang menyindir kepulangan Rizieq. Dia menilai, penyambutan kepulangan Rizieq yang dilakukan oleh simpatisannya pada Selasa (10/11/2020) lalu terlalu berlebihan.
Baca Juga: Siap Geruduk Rumah Nikita Mirzani, Ustaz Maaher: Saya Tak Cuma Gertak!
"Gara-gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan," kata Nikita Mirzani di dalam video tersebut.
Nikita Mirzani lantas menyebut bahwasannya 'habib' merupakan tukang obat. Dia yang menyadari bahwa pernyataannya akan menuai kecaman itu pun menegaskan jika dirinya tidak takut apabila akan dihujat oleh simpatisan Rizieq.
"Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot. Nah nanti banyak antek-anteknya nih mulai nih ya, nggak takut gue juga," kata dia.
Ancam Digeruduk
Buntut dari pernyataan Nikita Mirzani, Ustaz Maaher At-Thuwailibi pun menegaskan jika dirinya tak hanya sekadar mengancam menggeruduk rumah Nikita Mirzani. Ia mengklaim telah mengumpulkan lebih dari 800 laskar pembela ulama untuk menyatroni rumah Niki.
Hal itu disampaikan oleh Maaher lewat Instagram Stories miliknya @ustadzmaaher_real. Maaher tak terima Nikita Mirzani menghina Rizieq.
Berita Terkait
-
Mau Dikepung Gegara Hina Rizieq, Polres Tambah Pasukan Jaga Rumah Nikita
-
15 Polisi Jaga Rumah Nikita Mirzani, Mau Diserbu Laskar Ulama
-
Aini Nyesel Bawa Anak Temui Habib Rizieq di Bogor, Massa Menyemut
-
Mau Dikepung Pengikut Rizieq, Polisi Jaga Ketat Rumah Nikita Mirzani
-
Video Ustaz Maaher Hina Nikita Mirzani Disuspend Instagram
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu