SuaraBanten.id - Diperkirakan ada 129 rumah di Kecamatan Sindangresmi dan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten rusak usai diterjang angin puting beliung disertai hujan deras pada Kamis (1/10/2020) sekira pukul 15.00 WIB.
Bangunan yang rusak tersebut ada di Kampung Leuwi Hoe, Desa Pasir Loa, Sindangresmi dengan total 76 bangunan rusak. Sementara di Desa Keramat Manik, Angsana angin puting beliung merusakan 53 rumah warga.
“Saya kaget tiba-tiba angin kencang disertai hujan memporak-porandakan kampung, banyak rumah rusak dan pohon tumbang,” kata salah seorang warga, Nurman kepada Bantenhits (jaringan Suara.com), Jumat (2/10/2020).
Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Angsana, Beni Madsira menyampaikan, tidak hanya merusak rumah milik warga, angin puting belung yang melanda Kecamatan Angsana juga merusak fasilitas umum.
“Ada 53 rumah warga rusak, ada juga fasilitas umum sepertu Musala dan PAUD yang rusak ringan,” ungkapnya.
Ketua Tagana Pandeglang, Ade Mulyana melaporkan, tidak ada ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini, para korban dievakuasi di kantor Desa dan sebagian dievakuasi ke rumah tetangga dan keluarganya.
“Enggak ada korban jiwa, meski dalam peristiwa itu ada warga tertimpah reruntuhan, tapi berhasil selamat. Masyarakat yang terkena musibah dievakuasi di balai desa, rumah tetangga atau saudaranya,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Sebelum Salat Ashar, Chadijah Sudah Firasat Bencana Angin Puting Beliung
-
Dampak Angin Kencang, Pohon Roboh Timpa Belasan Kendaraan dan Rumah
-
Diterjang Angin Puting Beliung, Rumah di Medan Labuhan Rusak
-
Cuaca Ekstrem, Kemenkes Siapkan Protokol Kesehatan di Pengungsian
-
WASPADA! Potensi Cuaca Ekstrem di Indonesia hingga 28 September
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang
-
Wali Kota Cilegon: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
-
Sapi Kurban Presiden RI Berbobot 1,1 Ton Disalurkan untuk Warga Cilegon