SuaraBanten.id - Basarnas Banten melakukan operasi pencarian hari kedua pada Hafidz Alwy Jamalul Lail (21) wisatawan asal Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Ciantir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Minggu (27/9/2020) kemarin.
Dilansir dari Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Tim gabungan yang terdiri dari tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Koramil Sawarna, Polairud Polda Banten, Polsek Sawarna, Balawista Lebak, Madur rescue dan Masyarakat masih mencari keberadaan korban melalui jalur darat dan laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Muhammad Zaenal Arifin menyampaikan, pada operasi hari kedua ini tim dibagi menjadi dua bagian. Satu tim bertugas melakukan pencarian melalui darat dan tim lainnya melakukan pencarian melalui jalur laut.
“Tim 1 melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian pertama dengan menggunakan perahu karet pada area sejauh 5.47 NM dari lokasi pertama, dan tim 2 melakukan penyisiran darat sejauh 2.5 Kilometer ke arah timur dan 2.5 Kilometer ke arah barat dari lokasi pertama,” kata Arifin dalam keterangan pers, Senin (28/9).
Sementara alat yang digunakan dalam pencarian ini meliputi Rescue CAR, Palsar Air, Palsar komunikasi, Palsar Medis dan Alat Pelindung Diri yakni Hazmat.
“Alhamdulilah untuk cuaca cerah berawan dengan ketinggian ombak sekitar 2,5 meter hingga 4 meter,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, korban atas nama Hafidz Alwy Jamalul Lail terseret ombak pada Minggu (27/9/2020) sekitar pukul 06.20 WIB saat berenang bersama temannya.
Ketiga teman korban Fikri, Tegar, dan Rijal berhasil berenang ke pantai dan dinyatakan selamat, sedangkan korban dinyatakan hilang dan belum diketahui keberadaannya hingga kini.
Baca Juga: Warga Mampang Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Ciantir Lebak
Berita Terkait
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
-
IISAR 2026 Resmi Dibuka, Basarnas Dorong Kolaborasi Global dan Teknologi SAR Hadapi Ancaman Bencana
-
Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Lengkapi Rutinitas Skincare Harianmu, Beli Sunscreen Cetaphil Online Original Hanya di Blibli
-
Sambut Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Dukung Pendidikan Lewat Program Ini Sekolahku
-
Modus Pengiriman Paket Ekspres, Polisi Gagalkan Peredaran 3 Kg Ganja di Tangerang
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti