SuaraBanten.id - Gedung DPRD Banten ditutup sementara karena ada anggota DPRD yang positif corona. Selain itu ada 2 staf di sana posiitif corona.
Hal ini diketahui usai mengikuti test swab massal yang diikuti oleh para wakil rakyat dan pegawainya pada Rabu (23/9/2020) kemarin.
Penutupan sementara gedung wakil rakyat itu untuk memudahkan sterilisasi.
Selain itu mencegah penularan corona melalui barang dan bangunan di kantor DPRD Banten.
"Dalam upaya memutus mata rantai penularan sekretariat DPRD, kemarin mengadakan swab tes kepada anggota DPRD dan pegawai sekretariat. Dan tiga hari ke depan seluruh kegiatan di dalam gedung sekretariat DPRD ditiadakan," kata Ketua DPRD Banten, Andra Soni, melalui pesan singkat, Kamis (24/09/2020).
Total, ada 142 anggota dewan dan pegawai yang mengikuti test swab tersebut.
Satu anggota DPRD Banten yang di nyatakan positif covid bernama Jazuli Abdillah, dari Fraksi Demokrat, yang memeriksakan diri secara mandiri dan hasilnya dinyatakan menderita covid-19.
Selama ditutup tiga hari, BPBD Provinsi Banten melakukan sterilisasi dengan menyempritkan disinfektan keseluruh ruangan dan peralatan kerja di gedung wakil rakyat itu.
Sedangkan rapat koordinasi (rakor), rapat kerja (raker), rapat banggar dan rapat Badan Musyawarah (Bamus) dilakukan secara virtual selama gedung DPRD Banten ditutup.
Baca Juga: UNIK! Pasien Positif Corona di Batam Coblos Surat Suara Pakai Cara Khusus
"Rapat dan kerja kita lakukan menggunakan tekhnologi dan virtual," jelasnya.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
-
Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Banten 2026 dan Syarat Lengkapnya: Kuota Terbatas, Dibuka Besok
-
Khidmat Ibadah Malam Imlek di Vihara Boen San Bio Tangerang
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15 Kg Lebih dari Jakarta hingga Pamulang
-
Penyelamatan Dua Kasuari Gelambir Ganda dari Lokasi Wisata Terbengkalai
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang