Usai menanyakan hal ini pada warga sekitar, ucap Thoriq, sosok misterius tersebut diklaim sangat mirip dengan korban yang meninggal akibat tersambar petir beberapa waktu lalu.
“Rombongan kita nggak ada yang kenal sama dia kak. Kita baru sadar itu pas ketika udah di basecamp dan setelah bertanya kepada penduduk sekitar katanya orang itu ciri-cirinya sama kayak orang yang waktu itu meninggal karena kesambar petir kak,” tulisnya, melansir Hops.id.
“Soalnya pas sampai di basecamp kita tanya-tanya sama penduduk sekitar, katanya ciri-cirinya persis kak,” imbuhnya.
Netizen dengan nama akun Nduk Fin menambahi, ia mengaku berada di lokasi saat peristiwa rombongan pendaki itu tersambar petir.
Baca Juga: Terulang Lagi, 8 Pendaki Tersesat di Puncak Adeng Tabanan
Usai insiden yang menewaskan sejumlah orang itu, setidaknya selama tiga hingga empat bulan, akses mendaki ke Gunung Prau sempat ditutup sementara.
Ia juga mengatakan, saat itu memang ada seorang pendaki yang meninggal dunia karena tersambar petir dengan ciri mirip dengan sosok dalam foto tersebut.
Bahkan, ia menjelaskan korban tewas akibat petir itu menggunakan jaket bercorak sama, yakni berwarna biru serta menggunakan celana loreng-loreng.
Ia sendiri mengaku mengetahui ciri usai korban tersebut ditemukan tim penyelamat, korban dalam kondisi membusuk lantaran baru ditemukan sekitar tiga sampai lima hari lamanya.
“Saya gak jauh dari situ, perjalanan 10 sampai 15 menit saja. Pernah ada orang kesambar petir dan sempat ditutup. Selama 3-4 bulan gak boleh ada orang mendaki. Memang ada di Gunung Prau yang kesambar petir, pakai jaket biru memang dan celana warna corak hampir mirip celana orang koramil, dan ketemu pun sudah mulai membusuk. Kalau gak salah ketemu setelah 3 hari atau lima hari gitu,” jelas Nduk Fin.
Baca Juga: Ngebet Foto Selfie, Seorang Turis Jatuh dari Air Terjun hingga Meninggal
Merujuk pada pencarian sejumlah media online yang dilakukan Hops.id, memang sempat ada berita yang menyebut bahwa pada bulan April 2017 silam ada 11 pendaki tersambar petir ketika melakukan pendakian di Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo.
Berita Terkait
-
Viral Warga Tak Minta Selfie Saat Gibran Lewat, Netizen: Pantesan Suka Pergi ke SMP
-
Spesifikasi INOI A75 Elegance: HP Midrange dengan Sensor Selfie 24 MP dan RAM 16 GB
-
Pendaki Gunung Lilie Wijayati Tutup Usia, Rekan Kenang Sosoknya yang 'Kuat'
-
Puluhan Pelayat Kenang Jasa Mamak Pendaki di Ibadah Penghiburan
-
Ekspedisi Carstensz Berujung Duka: Dua Pendaki Meninggal, Fiersa Besari Ikut Rombongan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Berdiri 2019, Kini Minyak Telon Lokal Habbie Capai Omzet Belasan Juta Rupiah
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran