SuaraBanten.id - Kemajuan teknologi saat ini memang memudahkan berbagai hal. Salah satunya silaturahmi, berhubungan kini semakin mudah setelah berbagai layanan dari banyak aplikasi tersedia di ponsel pintar masing-masing.
Entah berhubungan atau tidak, nampaknya ada sebagian orang yang menjadi kurang menghargai orang lain, terlebih bagi orang tua atau guru.
Seperti yang baru-baru ini viral dimedia sosial Twitter, seorang siswa yang menghubungi gurunya melalui aplikasi pesan singkat, Whatsapp.
Namun, entah karena disengaja atau tidak, siswa tersebut hanya mengirimkan huruf "P" di dalam chat-nya. Huruf P biasanya identik sebagai ping! yang berarti tanda untuk memulai percakapan.
Meski demikian, cara itu disebut sebagai salah satu hal yang tidak sopan untuk memulai suatu percakapan. Terlebih pada orang tua atau guru.
Unggahan akun Twitter @subtanya** tersebut lantas mendapatkan beragam komentar dari pengguna Twitter lain. Mereka satu suara menyebut hal itu tidak seharusnya dilakukan pelajar pada gurunya. Alasannya, hal itu terkait dengan rasa hormat dan kesopanan.
"Ya emang ngga sopan. Ke siapapun ngga sopan sebenarnya, apalagi kalau belum kenal atau untuk urusan kerja. Saya selalu negur ke semua klien dan calon klien saya kalau mereka sampai berani pakai P ke saya," tulis akun @PhilautiaSa**.
Sementara netizen lainnya juga menegur pelajar itu sebagai tindakan yang kurang sopan.
"Ga ada akhlak," tulis @denkawaddi**.
Baca Juga: Terungkap! Ada Cakada Politisi Bantuan Kuota Internet di Pilkada 2020
Hubungan akrab antara guru dengan murid memang bagus, namun bukan berarti murid kehilangan rasa hormat pada guru dengan membuka percakapan dengan cara yang tidak sopan seperti itu.
Berita Terkait
-
Viral Video Diduga Guru di TikTok Doakan Murid Meninggal, Publik Geram
-
Ratusan Ribu Guru Honorer Diklaim Sudah Dapat Subsidi Gaji Rp 600.000
-
Gabung di Grup WA Propaganda Neo Nazi, Puluhan Polisi Diskors
-
Pasang Foto Profil Idola, Teguran Guru ke Murid SD Ini Bikin Ngakak
-
Viral Penampakan Sosok Misterius di Atas Pohon, Netizen Penasaran
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial