SuaraBanten.id - Direktur utama (Dirut) PT. Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa beserta ibu dan anaknya dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19
Fahmi beserta anaknya yang berusia 18 tahun dan ibunya dinyatakan positif setelah hasil tes tes swab mandiri keluar pada Selasa 5 September 2020.
Saat ini, Dirut Bank kebanggan rakyat Banten itu menjalani perawatan bersama anaknya di salah satu Rumah Sakit (RS) di Bandung Jawa Barat. Sedangkan ibunya menjalani isolasi mandiri dirumahnya karena tidak memiliki gejala.
Fahmi mengatakan, awalnya memiliki gejala seperti batuk, flu sesak hingga hilang rasa dan penciuman.
"Selasa minggu kemarin itu saya dinyatakan positif, anak dan ibu saya juga positif. Kalau istri negatif," kata Fahmi kepada awak media melalui sambungan seluler, seperti dilansir Bantenhits.com (jaringan Suara.com), Selasa (15/9/2020).
Sebelumnya, kata Fahmi, ia mendapat kabar bahwa teman anaknya dinyatakan posotif Covid-19, sehingga keluarganya memutuskan untuk melakukan swab mandiri.
Kata Fahmi, gejala yang dirasakannya itu setelah tiga hari dirinya beserta keluarganya dinyatakan posotif corona.
“Awalnya dinyatakan negatif, tapi gejala mulai keliatan sehingga keluarga test swab lagi dan dinyatakan positif,” ungkapnya.
Setelah dilakukan perawatan di salah satu RS di Bandung selama tujuh hari, kondisi Fahmi saat ini mulai berangsur pulih.
Baca Juga: Rekor, Kasus Covid-19 di Banten Hari Ini Bertambah 137 Orang
“Batuk sudah mendingan, semoga bisa pulang. Karena setiap tiga jam kita dicek sama dokter, kita diberikan obat,” katanya.
Fahmi juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Sebab, Covid-19 itu nyata.
"Yang namanya Covid-19 itu nyata, bahayanya nyata. Tolong jaga kesehatan, selalu pakai masker, kalau gak ada hal penting jangan keluar. Ikuti protokol kesehatan,” imbuh dia.
Berita Terkait
-
Gawat! Lima Pejabat Pemkot Tangsel Positif Covid-19
-
Vaksin Virus Corona Buatan China Diklaim Siap Untuk Umum November Mendatang
-
Tak Pakai Masker, Pria Ini Dihukum Memeluk Tiang Listrik
-
Duh, Pandemi Covid-19 Bikin Capaian Kesehatan Global Mundur 25 Tahun
-
Covid-19: Jumlah Kematian di Iran Bertambah 156 Orang
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Oknum ASN Satpol PP Cilegon Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Polisi Sita 78 Paket Siap Edar
-
Pecat Ketua RW Sepihak, Kepala Desa Curug Wetan Dilaporkan ke Ombudsman
-
Layanan Pajak Pindah ke Kelurahan? UPT Pajak Cilegon Segera Dibubarkan demi Hemat Biaya
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor