SuaraBanten.id - Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang ditutup sementara karena ada 1 pegawainya yang positif corona. Jumlah pasien positif corona itu menambah daftar panjang kasus corona di sana.
Sudah ada 71 orang positif corona di Pandeglang. Peningkatan kasus ini setelah dari kapster hajatan dan perkantoran di Pandeglang.
Sementara itu penutupan Kantor Disdukcapil akan dilakukan sampai 18 September mendatang.
Sekretaris Disdukcapil Pandeglang Tb Agus Muhidin mengatakan, penutupan kantornya hanya sementara. Kendati begitu layanan untuk masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan (Adminduk) dari tingkat kecamatan dan layanan di mal pelayanan publik (MPP) masih berjalan.
"Untuk sementara di tunda dulu, tapi pelayanan di kecamatan jalan dan di MPP juga jalan. Intinya tidak ditutup semua, hanya di kantor saja," kata Agus dikonfirmasi SuaraBanten.id, Selasa (15/9/2020).
Penutupan sementara itu, kata Agus lantaran setelah satu pegawainya terkonfirmasi positif.
Akibatnya, layanan Adminduk melalui online untuk sementara dihentikan karena pegawai harus menjalani work for home (WFH). Selamat ditutup Disdukcapil akan dilakukan sterilisasi.
"Perekaman jalan, di MPP jalan hanya di Disduk untuk sementara di tunda dulu karena berkaitan dengan penyebaran covid-19 itu. (Layanan Adminduk) masih pake nomor yang lama, cuman diliburkan dulu, kantornya di sterilisasi jadi gak ada yang masuk," katanya.
Agus tak menyebutkan pegawainya yang terkonfirmasi positif terhadap bekerja di bagian mana, termasuk riwayat perjalanannya. Sehingga ia terpapar virus asal Cina itu.
"Pokonya pegawai lah. Wah itu saya gak tahu (riwayat perjalanannya) itu di ketahui dari tes swab saja, pegawai Disdukcapil sudah di swab semuanya," ujarnya.
Baca Juga: Hari Pertama PSBB Jilid II di Jakarta, 3.022 Warga Tidak Pakai Masker
Sementara, Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Pandeglang Ahmad Sulaeman mengatakan, per hari ini bertambah 7 orang, sehingga total kasus terkonfirmasi covid-19 di Pandeglang mencapai 71 orang.
"Dari jumlah total 71 kasus konfirmasi, 33 orang sudah sembuh, 35 orang masih dirawat atau diisolasi, dan 3 orang meninggal dunia. Jumlah ini diketahui tidak apa-apa, yang terpenting terpantau oleh kami," kata Sulaiman.
Tim Gugus telah melakukan tracking terhadap orang-orang yang terpapar Covid-19 itu terutama di lingkungan keluarganya yang di tracking dan begitu juga di wilayah perkantoran tempat bekerja yang positif Covid-19 tersebut.
"Yang penambahan 7 orang itu ada yang dari OPD-OPD dan juga lingkungan masyarakat. Kalau secara spesifik OPD mana saja, saya belum bisa jelaskan detail. Yang pasti saat ini kami sedang lakukan tracking dikediamannya masing-masing dan perkantoran," jelasnya.
Supaya lebih masif, pihaknya sedang menggalakan swab tes atau tes usap dibeberapa wilayah yang sudah masuk zona merah dan di tiap-tiap perkantoran atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang. Diketahui, rata-rata kasus yang saat ini terjadi ungkap diketahui tanpa ada gejala.
"Mendominasi tanpa gejala, saat ini yang positif itu dilakukan isolasi mandiri dan perawatan di rumah-nya masing-masing. Kemungkinan besar nanti bakal kami pindahkan, ini masih dibahas soal penyediaan rumah singgah atau rumah isolasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
5 Destinasi Viral di Pandeglang selain Wisata Pemandian Cibama, Hidden Gems Wajib Didatangi!
-
Angka Putus Sekolah Pandeglang Tinggi, Bonnie Ingatkan Orang Tua Pendidikan Kunci Masa Depan
-
Gaya Rambut Kepsek di Pandeglang yang Karaoke di Jam Pelajaran Disorot, Kok Boleh Gondrong?
-
Tolak Kerja Sama TPA Bangkonol, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati Pandeglang
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Waspada Virus Nipah! Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang Internasional Malam Ini
-
Biar Gak Telat Masuk Kantor, Ini Jadwal Keberangkatan Pertama dan Terakhir KRL Rangkasbitung
-
Niat Bela Teman dari Aksi Bullying, Pelajar SMK di Anyer Tewas Ditusuk Saat Tolak Permintaan Maaf
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 36: Bedah Tuntas Peran Lembaga Sosial
-
Dompet Nggak Boncos! 4 Rekomendasi Mobil Bekas untuk Keluarga Milenial yang Wajib Dilirik