SuaraBanten.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggerang Selatan menelisik dugaan janda Hayati diperkosa sebelum dibunuh. Mayatnya ditemukan membusuk dengan keadaan telanjang di kamar kost seorang lelaki berinisial MN (40).
Polisi masih menunggu hasil autopsi jenazah Hayati. Mayat Hayati ditemukan dengan kondisi terikat dan terbungkus selimut serta lakban di dalam kardus di sebuah kontrakan di Kampung Kebantenan, Pondok Aren.
Autopsi dilakukan guna mengetahui penyebab kematian hingga ada atau tidaknya persetubuhan di balik dugaan kasus pembunuhan terhadap perempuan berstatus janda tersebut.
"Kita masih tunggu hasil autopsi," kata Kasat Reskrim Polres Tanggerang Selatan AKP Muharam Wibisono saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2020).
Di sisi lain, Wibisono mengemukakan bahwa kekinian penyidik sedang mencari penghuni kontrakan lokasi ditemukannya mayat Hayati. Diduga dia sebagai pembunuh Hayati.
Penghuni kontrakan tersebut diduga merupakan pacar Hayati yang berprofesi sebagai sekuriti.
"Di kost-kostan (kontrakan) ini korban sebagai tamu dan yang tinggal di kost-kostan ini adalah seorang sekuriti yang bekerja di sekitar sini dan identitasnya kita cari dan sedang kita lakukan pencarian," ujar Wibisono.
Sementara itu, berdasar keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat masuk ke dalam kontrakan tersebut pada Sabtu (22/8/2020) lalu.
Melihat dari kondisi mayat korban yang sudah tak sempurna, diduga Hayati dibunuh pada hari itu.
Baca Juga: Tewas Membusuk dan Telanjang, Hayati Diduga Dihabisi Pacar dengan Celurit
"Korban ini terakhir kali masuk kost-kostan ini hari Sabtu, dan mudah-mudahan saya segera dapat menemukan pelakunya," ujarnya.
Kardus
Mayat Hayati sebelumnya ditemukan dalam kondisi telanjang, terikat dan terbungkus selimut serta lakban di dalam kardus di sebuah kontrakan di wilayah Kampung Kebantenan, Pondok Aren, Tanggerang Selatan pada Selasa (25/8) kemarin.
Berdasar foto yang diterima SuaraBanten.id, kondisi mayat perempuan tersebut sudah tidak sempurna.
Terlihat tubuh korban yang tanpa busana itu terikat dan dimasukkan kedalam kain warna hitam dilapis dengan selimut.
Wibisono mengemukakan jika korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi disimpan di dalam sebuah kardus. Diduga, pelaku awalnya hendak memasukkan mayat korban ke dalam karung.
Tag
Berita Terkait
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang