SuaraBanten.id - Warga Kabupaten Tangerang, Banten dilarang menggelar perlombaan maupun pesta kemerdekataan HUT RI. Ini disebabkan pandemi virus corona.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesal Rasyid mengatakan sebagai wilayah yang masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengimbau masyarakat untuk sementara pada momen tahun ini meniadakan pesta euforia kemerdekaan.
“Kita mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, supaya menghindari kerumunan termasuk pada momen peringatan HUT RI ini, dikarenakan Kabupaten Tangerang masih menerapkan PSBB lanjutan,” terangnya kepada wartawan, Selasa (4/8/2020) kemarin.
Jika sebelumnya pada setiap HUT RI selalu merayakan dengan berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan. Namun pada tahun ini, kegiatan tersebut ditiadakan.
“Saya yakin rasa kebangsaan masyarakat Kabupaten Tangerang sangat tinggi, momen HUT RI menjadi salah satu yang ditunggu warga, karena banyak kegiatan. Namun ada hal yang lebih urgent atau penting yaitu sebaran Covid-19 yang masih mendera Kabupaten Tangerang. Kita harus hindari dulu kegiatan yang melibatkan kerumunan warga dalam jumlah banyak,” paparnya.
Surat imbauan juga akan dikirim ke camat-camat supaya menyebar luaskan informasi ini sampai ke pengurus RT dan RW.
“Kita akan sosialisasikan imbauan ini ke RT dan RW, melalui camat dan kepala desa serta lurah, agar masyarakat bisa menahan diri untuk tidak membuat kegiatan yang melahirkan kerumunan warga, sehingga mengancam akan terjadinya sebaran Corona,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?
-
9 Ide Lomba Estafet Kelompok 17 Agustus untuk Melatih Kekompakan Tim
-
Soal Fatwa Haram Hadiah Lomba 17 Agustus, Ini Penjelasan MUI DKI
-
20 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Bapak-bapak yang Berguna dan Berkesan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu