SuaraBanten.id - Polisi meringkus seorang pria berinisial RD (45), warga Pontang, Kabupaten Serang karena ulah cabulnya. Pelaku tega memperkosa WY yang tak lain adalah anak tirinya sendiri.
Dikutip Suara.com dari Bantenhits.com, Rabu (5/8/2020), aksi pemerkosaan terjadi ketika sang istri sedang tertidur lelap. Secaranya diam-diam, pelaku lalu masuk ke kamar korban dan tanpa basa-basi lalu memperkosa anaknya yang masih duduk di bangku SMP.
“Saat ibu korban sudah tidur, tersangka masuk ke dalam kamar korban tersebut, tersangka melakukan pencabulan korban hingga korban teriak namun tersangka langsung membekap mulut korban dan tersangka sambil mengancam korban agar jangan bilang kepada siapa-siapa,” kata Kasat Reskrim Polres Serang AKP Arief Nazarudin.
Arief menerangkan pada siang hari setelah pulang sekolah, WY menangis dan menceritakan kejadian tersebut kepada ibu kandungnya.
Tak langsung percaya, ibu kandung WY menanyakan hal tersebut kepada RD yang tak lain suaminya sendiri. Namun, bukannya jawaban yang didapat sang istri malah habis dipukuli RD.
“Hingga akhirnya pelapor melaporkan kejadian cabul tersebut ke unit IV (PPA) Sat Reskrim Polres Serang,” katanya.
Arief mengungkapkan RD dicokok polisi pada Rabu (30/7/2020 sekitar pukul 19.00 WIB. Ia diamankan saat mengendarai kendaraan bermotor.
Saat dilakukan penggeledahan, lanjut Arief tim menemukan sedotan dan korek dengan api kecil.
“Diduga alat untuk memakai narkotika jenis sabu," kata dia.
Baca Juga: Biadap! Pria di Serang Perkosa Anak Tiri Lalu Aniaya Istri
Atas perbuatannya itu, RD kini harus meringkuk di penjara. Dia dijerat Undang Undang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
-
Kreator Konten Cinta Ruhama Amelz Laporkan Kasus Pemerkosaan, Pelakunya Sahabat Suami
-
Teler Abis Nyabu, Sopir Taksi Online Todongkan Pistol hingga Perkosa Penumpang di Tol Kunciran
-
Modus Baru Predator Seks: Pria di Serang 20 Kali Perkosa Anak Tiri usai Bikin Jebakan 'Bos Mafia'
-
Darurat Kekerasan Seksual Anak: Saat Ayah dan Kakek Jadi Predator, Negara Malah Pangkas Anggaran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
-
Salah Kaprah Cara Bersumpah! MUI Ingatkan Adab Memuliakan Al-Qur'an Terkait Kasus di Malingping
-
WNA Pakistan Viral Mengamuk Pakai Bambu di Ciledug, Imigrasi Tangerang Ungkap Kondisinya
-
Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan