SuaraBanten.id - Seorang preman Pasar Baru Merak berinisial JT (30) melakukan penusukan terhadap Mulyadi (31) yang merupakan pedagang di pasar tersebut pada Senin (6/7/2020). Korban merupakan warga Linkungan Langon, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak.
Menerima laporan tersebut, Polsek Pulomerak langusng dikerahkan ke TKP dan tak lama langsung menangkap pelaku.
Sementara Mulyadi sudah mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka cukup parah akibat luka tusukan di bagian kepala.
Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Seftrian mengatakan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Pasar Baru Merak. Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan seorang pedagang.
“Pelaku melakukan penusukan terhadap korban beberapa kali pada bagian kepala sebelah kiri,” ujar Rifki seperti diberitakan Bantennews.co.id - jaringan Suara.com.
Sebelum terjadi keributan, lanjut Kapolsek, pelaku meminta uang kepada para pedagang.
“Tetapi ada salah satu pedagang tidak senang terhadap perilaku pelaku, akhirnya cekcok mulut, dan pelaku melakukan penusukan terhadap korban,” kata Kapolsek.
“Informasi yang kami terima pelaku ini sering meminta-minta uang kepada para pedagang, pura-pura mengamen, pelaku juga suka ngelem, mabok segala macam, jadi meresahkan masyarakat dan para pedagang,” tegasnya.
Dalam peristiwa penganiayaan itu, kata Kapolsek, petugas juga menyita barang bukti berupa gunting.
Baca Juga: Bawa Parang, Preman Ngamuk ke Pedagang dan Pemotor
“Gunting yang digunakan pelaku kita amankan. Gunting ini milik salah seorang pedagang yang digunakan pelaku untuk melakukan penusukan terhadap korban beberapa kali, korban ditusuk pada kepala bagian kiri dan mengalami luka sebanyak 5 jahitan,” terangnya.
Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan terancam hukuman maksimal 4 tahun.
Berita Terkait
-
Bawa Parang, Preman Ngamuk ke Pedagang dan Pemotor
-
Ditusuk Setelah Bangun Tidur, Perut Warga Cisolok Ini Berlumuran Darah
-
Kronologi Cekcok di Hotel Mercure yang Tewaskan Serda Saputra
-
Terbongkar! Ini Motif Letda RW Tusuk Serda Saputra hingga Tewas di Hotel
-
Tusuk Serda Saputra hingga Tewas, Letda RW Dijerat Pasal Berlapis
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu