SuaraBanten.id - Skillful, cerdik dan punya pertahanan yang kuat. Itulah sedikit gambaran tentang kiprah mantan petinju asal Amerika Serikat Floyd Mayweather.
Sejak debut pada 11 Oktober 1996, legenda tinju dunia ini tercatat telah melakoni 50 pertarungan. Luar biasanya ia tak pernah sekalipun kalah.
Semasa aktif di kancah tinju dunia, Floyd Mayweather tercatat pernah menjadi juara dunia di lima kelas berbeda.
Salah satunya saat menjadi juara dunia kelas welter versi badan tinju WBA, WBO, IBF dan WBC.
Tak heran Floyd Mayweather pun masuk dalam daftar Top 10 Petinju Terbaik Dunia Kelas Welter berdasarkan hasil polling yang dilakukan Ranker.
Berikut Top 10 hasil polling selengkapnya:
10. Floyd Mayweather Jr.
Meski memiliki rekor fantastis tak terkalahkan dalam 50 pertarungan, namun itu tak serta-merta membuat Floyd Mayweather memiliki banyak fan.
Sungguh ironi petinju berjuluk 'Money' yang disebut-sebut sebagai salah satu petinju terbaik dalam sejarah kancah tinju dunia, hanya menempati urutan 10 berdasarkan hasil polling.
Baca Juga: Kaya Raya, Ini Mobil yang Keseharian Digunakan Mayweather, Cuma Rp 391 Juta
9. Felix Trinidad
Trinidad merupakan petinju ke-10 Puerto Riko yang masuk dalam International Boxing Hall of Fame.
Dia sering disebut-sebut sebagai petinju terbaik yang berasal dari luar Amerika Serikat.
8. Julio Cesar Chavez
Sepanjang 115 pertarungan di kancah professional, legenda tinju dunia asal Meksiko ini hanya enam kali kalah, sebelum pensiun pada 2005 silam.
Jejaknya diikuti kedua putranya, Omar Chavez dan Julio Cesar Chavez Jr, di mana Omar saat ini merupakan juara WBC Youth Intercontinental, sedangkan Jr mantan juara dunia kelas menengah WBC.
7. Henry Armstrong
Henry Melody Jackson Jr. atau yang lebih dikenal dengan nama ring Henry Armstrong merupakan petinju legendaris AS.
Meski hanya memiliki tinggi 166 cm, namun dia tercatat sebagai petinju terbaik kedua di era 1980-an versi The Ring.
Sedangkan ESPN menempatkannya dalam peringkat ketiga petinju terbaik dunia dalam sejarah olahraga.
6. Pernell Whitaker
Petinju kidal berjuluk Sweet Pea ini memenangkan 40 laga dari 46 pertarungannya, di mana 17 diantaranya lewat KO.
Pernell Whitaker meninggal dunia pada usia 55 tahun pada 14 Juli 2019.
5. Roberto Duran
Petinju asal Panama ini menjadi petinju kedua setelah Jack Johnson yang berkarier selama lima dekade; 1968-2001.
Dia tercatat pernah menjadi juara dunia tinju di empat kelas berbeda. Kekinian ia dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di sebuah rumah sakit di Panama.
4. Thomas Hearns
Thomas Hearns merupakan salah satu petinju jangkung yang pernah turun di kelas welter.
Dengan tinggi 188cm mencatatkan diri sebagai juara dunia kelas welter WBA pada 2 Agustus 1980 usai menang TKO atas Jose Cuevas (Meksiko).
3. Manny Pacquiao
Manny Pacquiao merupakan satu-satunya petinju yang berhasil menjadi juara dunia di delapan kelas berbeda.
Meski sudah berusia 41 tahun, pria yang juga senator Filipina ini masih aktif bertarung.
2. Sugar Ray Leonard
Legenda tinju dunia asal AS ini terkenal sebagai bagian dari empat petinju terbaik di era 1980-an bersama Roberto Duran, Thomas Hearns dan Marvin Hagler.
Dia hanya kalah tiga kali dalam 40 pertarungan.
1. Sugar Ray Robinson
Robinson tercatat memenangi 173 pertarungan dari 200 duel dalam kariernya, dimana 109 diantaranya dimenangkan lewat KO.
Dari tahun 1943 hingga 1951, petinju legendaris AS ini mengukir sejarah dengan tak terkalahkan dalam 91 pertarungan.
Maka dari itu, rasanya tak salah bila hasil polling menempatkan Sugar Ray Robinson sebagai Petinju Terbaik Dunia Kelas Welter.
Tag
Berita Terkait
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Park Ji Hoon Resmi Tolak Tawaran Peran Petinju di Drama Baru Promoter
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun