SuaraBanten.id - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rangkasbitung akhirnya berhasil mengevakuasi M (45) ke RSUD Banten, Senin (15/6/2020).
Pria yang berprofesi sebagai sopir di DKI Jakarta itu dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan tes swab.
Proses evakuasi M berjalan penuh drama. Tim gugus tugas sempat dihadapkan pada beberapa rintangan.
Keluarga menolak M dievakuasi petugas ke RSUD Banten agar mendapatkan perawatan tim medis dan isolasi.
Ketua Gugus Kecamatan Rangkasbitung, Yadi Basari Gunawan mengungkapkan tim melakukan pembahasan mekanisme evakuasi pasien M.
Tim gugus kecamatan melakukan imbauan dan mediasi kepada pihak keluarga M.
Proses mediasi sempat berjalan alot hingga dilakukan pendampingan Kepala Desa, Ketua RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
"M sempat menolak dievakuasi karena memang mengantongi surat/laporan hasil rapid test Corona yang dilaksanakan di RS Islamic Center Jakarta dengas hasil negatif corona," kata Yadi kepada Banten Hits—jaringan Suara.com.
Namun, kata Yadi, tim gugus kecamatan tak menyerah untuk melakukan mediasi dan penjelasan kepada keluarga M.
Baca Juga: Manjur untuk Pasien Covid-19, Obat Herbal Indonesia Akan Diteliti Oleh IAI
Akhirnya sopir tersebut mau dievakuasi ke RSUD Banten.
"Pihak keluarga akhirnya mengizinkan dan membantu gugus tugas untuk melakukan evakuasi kepada M menggunakan satu unit kendaraan ambulans sesuai dengan protokol Covid-19," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
-
Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Banten 2026 dan Syarat Lengkapnya: Kuota Terbatas, Dibuka Besok
-
Khidmat Ibadah Malam Imlek di Vihara Boen San Bio Tangerang
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15 Kg Lebih dari Jakarta hingga Pamulang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang