SuaraBanten.id - Berdasarkan aplikasi pemantau virus corona atau covid-19 milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di situs https://infocorona.bantenprov.go.id, terdeteksi ada penambahan pasien yang dinyatakan positif. Pada Selasa (17/3/2020) tercatat delapan orang, maka pada Rabu (18/3/2020) pukul 22.24 wib, menjadi 10 orang
Dalam situs tersebut juga disebut dua orang dinyatakan meninggal dunia. Padahal sebelumnya hanya ada satu pasien positif corona yang meninggal dunia. Kedua pasien positif covid-19 merupakan warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kemudian melalui website tersebut disebutkan Kabupaten Tangerang merawat lima pasien positif covid-19. Kemudian Kota Tangerang 1 orang dan Kota Tangsel merawat dua orang.
Kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 30 orang, yang dirawat sebanyak 25 orang dan sembuh lima orang. Jika dibandingkan dengan data pada Selasa, 17 Maret 2020, jumlahnya hanya 20 orang, dimana 15 masih dirawat dan lima sudah sembuh.
Selanjutnya, masih dalam website yang sama Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 94 orang, dalam pemantauan 93 orang dan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 51 orang. Jika dibandingkan dengan data Selasa, 17 Maret 2020, jumlahnya 135 orang. Sebanyak 84 masih dipantau dan 51 orang dinyatakan sembuh.
Hingga berita ini ditulis, konfirmasi melalui pesan singkat yang dikirimkan kepada Aty Pramudji, selaku Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 tingkat Provinsi Banten yang sekaligus menjabat Kepala Dinas Banten, belum direspons.
Sedangkan menurut Kabid Aplikasi Informastika dan Komunikasi pada Diskominfo Banten, Amal Herawan, mengaku belum mendapatkan rilis atau pernyataan resmi, baik dari Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) dan Aty Pramudji.
"Belum dapat," jawabnya singkat, saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Rabu (18/03/2020).
Kontributor : Yandhi Deslatama
Baca Juga: Virus Corona Semakin Mewabah, Persita Perpanjang Libur
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang