SuaraBanten.id - Pemkot Tangerang memantau 20 orang yang berada di wilayahnya, setelah dikabarkan bahwa warga tersebut baru kembali dari negara yang terjangkit Virus Corona, yakni Korea Selatan, Taiwan dan China.
Meski begitu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyatakan 20 warganya tersebut masih dinyatakan negatif Virus Corona.
"Alhamdulillah sekarang masih negatif," kata dia seperti diberitakan Bantenhits.com-jaringan Suara.com pada Selasa (3/3/2020).
Meski begitu, Arief telah meminta seluruh rumah sakit yang berada di wilayahnya untuk menyediakan ruang isolasi dan juga peralatan medis.
“Kami dari kemarin terus melakukan koordinasi dan baru saja Dinas Kesehatan mengumpulkan seluruh rumah sakit dan Puskesmas dan semua fasilitas kesehatan di Kota Tangerang akan dicek kesiapsiagaannya,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang telah meminta puskesmas dan rumah sakit yang berada di wilayah tersebut untuk melakukan pemantauan dan mencermati setiap pasien yang yang memiliki gejala demam, batuk dan sesak nafas.
Tak hanya itu, rumah sakit juga diminta memperketat pengamatan dan melakukan koordinasi dengan Dinkes Kota Tangerang jika menemukan pasien dengan gejala klinis seperti itu.
Langkah tersebut diperkuat dalam Surat Edaran Dinas Kesehatan Kota Tangerang Nomor 443/284/P2P/DINKES/2020 Tentang Kewaspadaan Terhadap Corona Virus Deaseas (Covid-19) yang diterbitkan pada Senin (2/3/2020) dan ditandatangani Kepala Dinkes Kota Tangerang Liza Puspadewi.
"Puskesmas agar meningkatkan surveilans secara intensif terhadap setiap orang yang dalam status pemantauan. Galang koordinasi semua lintas program dan lintas sektor."
Baca Juga: 12 Warga Indonesia Pembawa WN Singapura Positif Corona Dikarantina di Kapal
Dinkes juga meminta seluruh camat dan lurah di Kota Tangerang membantu puskesmas dan rumah sakit dalam memberikan edukasi kepada warga mengenai pencegahan Covid-19.
Berita Terkait
-
Polisi Grebek Gudang di Tangerang, Amankan Belasan Ribu Boks Masker
-
Cegah Virus Korona, Kemenperin Cek Suhu Tubuh Pegawai Hingga Tamu
-
Usai Diperiksa Dinkes, Spesimen Pegawai Amigos Dibawa ke Balitbangkes
-
12 Warga Indonesia Pembawa WN Singapura Positif Corona Dikarantina di Kapal
-
Besok, Semua Pegawai KPK dan Terperiksa Akan Diperiksa Suhu Tubuhnya
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan