Tak hanya banyak masyarakat yang meminta masker, menurut Wahidin Halim, telah terjadi kepanikan di masyarakat di Tangerang Raya yang memborong bahan kebutuhan pokok karena takut jika virus mematikan itu menyebar luas. Meski terjadi pemborongan atau pembelian secara massal malam tadi, stock kebutuhan barang pokok di pastikan aman.
Jika terjadi penimbunan dan kelangkaan bahan pokok, Pemprov Banten akan menyerahkan penanganannya ke pihak kepolisian. Karena telah mengganggu kebutuhan masyarakat umum dan kelangkaan bahan pokok.
"Bahwa terjadi panic buyying, masyarakat membeli banyak, di Tangerang terutama, kita sudah hubungi Bulog, Dinas Perdagangan, mengatakan bahwa stok cukup. Jadi masyarakat jangan panik. Jadi Dinas Perdagangan saya minta memantau, jika ada sengaja di provokasi untuk memborong, kita undang dan serahkan ke pihak kepolisian untuk menangani," jelasnya.
Pemprov Banten telah mengantisipasi terjadinya penyebaran dan penularan virus yang berasal dari China itu, dengan membentuk tim khusus yang berisikan dokter spesialis paru dan tim medis. Mereka akan bertindak cepat melakukan pengawasan dan penanganan medis jika ada pasien dengan keluhan virus Corona.
"Kita sudah bentuk tim di masing-masing rumah sakit, sudah dikumpulin, ada 113 ada dokter paru, tim di rumah sakit itu sendiri dan dibantu juga dinas kesehatan. Begitu ada orang masuk yang di duga suspeck, diperiksa, di rontgen, ada enggak indikasinya. Kalau ada, kita bawa ke RS Suroso sana. Tapi berdasarkan data yang ada, sampai saat ini tidak ada (suspect Corona di Banten)," ujarnya.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
-
Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Terancam Penjara 6 Tahun
-
Gubernur Banten Lantik Pejabat Pakai Masker karena Takut Terinfeksi Corona
-
Bantu Cegah Covid-19, Kapan Hand Sanitizer dan Masker Efektif Digunakan?
-
Harga Masker Naik Gila-gilaan, Mendag Geram ke Distributor Hingga Pengecer
-
China Temukan Obat Virus Corona Covid19, Namanya Remdesivir
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran