SuaraBanten.id - Seorang pemuda bernama Said (25), warga Kampung Sinaba Satu, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menderita luka serius di bagian leher setelah digorok temannya sendiri, Hujaeni alias Jeni (20), Selasa (31/12/2019) dini hari.
Aksi sadis pelaku dilakukan saat korban sedang tidur di rumahnya. Pelaku menyelinap masuk kemudian menggorok leher temannya dengan pisau yang sudah disiapkan.
Akibat luka gorok di leher, Said masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara Serang untuk mendapatkan penanganan serius.
Sedangkan Hujaeni langsung ditangkap dan digelandang ke Satreskrim Polres Serang Kota untuk menjalani pemeriksaan.
"Awalnya selisih paham ejekan. Tiba-tiba pelaku masuk rumah korban yang saat itu lagi tidur dan langsung digorok. Korban selamat lagi dalam perawatan, kami lakukan pemeriksaan (pelaku) lebih lanjut,” ujar Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata seperti dikutip dari Bantenhits.com--jaringan--Suara.com, Rabu (1/1/2020).
Mendadak Seperti Orang Gila
Indra menjelaskan, Hujaeni saat ini sulit berkomunikasi dengan polisi dan menunjukkan gejala gangguan jiwa.
Padahal, menurut keterangan dari masyarakat sekitar, pelaku biasanya baik-baik saja tidak ada gangguan kejiwaan. Untuk memastikan hal itu, Polres Serang akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku.
"Melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka, karena kesulitan dalam pemeriksaan (dan) interogasi terkait indikasi kejiwaan," katanya.
Baca Juga: Habis Bunuh Anaknya di Atas Kasur, Ardi Gorok Lehernya Sendiri Pakai Pisau
Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau, sarung dan baju yang ada bercak darah korban.
Akibat perbuatannya, Hujaeni dijerat Pasal 351 dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
Muka Ditampar Pegawai Lapas Pakai Sandal, Inung Malah Ditahan Polisi
-
Murka Jalan ke Rumah Ditutup, Budiarta Bacok Aki-aki hingga Banjir Darah
-
Digebuki Suami Posesif Pakai Rantai, Istri Pulang Kerja Babak Belur
-
Suka Dianiaya Suami, Istri Buta dan Lumpuh Tewas dalam Kondisi Hamil
-
Tak Dapat Uang dari Hasil Meminta-minta, Pengemis Digebuki Istri di Jalanan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang