SuaraBanten.id - Setelah penutupan objek wisata yang viral di media sosial, Negeri di Atas Awan, Polres Lebak menempatkan petugasnya untuk berjaga di jalur menuju objek wisata tersebut.
Lokasi wisata yang berada di Gunung Luhur kawasan Kecamatan Cibeber tersebut ditutup Pemkab Lebak karena terjadi bencana longsor serta banjir bandang pada Jumat (6/12/2019). Akibat bencana tersebut, material longsor menutup sebagian besar ruas jalan yang baru saja dibangun Pemprov Banten.
"Untuk jalur kami tutup, nanti disiapkan personel melakukan penjagaan untuk pengalihan arus bagi wisatawan," kata Kasatlantas Polres Lebak AKP Fikry Ardiansyah pada Jumat (20/12/2019).
Fikry mengemukakan, petugas kepolisian akan berjaga bergantian di jalur wisata tersebut, karena jalan menuju Negeri di Atas Awan cukup rawan dilalui. Sepanjang kanan kiri jalan menuju lokasi tersebut berupa tebing tanah merah dan jurang yang cukup dalam. Apalagi, usai bencana banjir bandang dan longsor, belum diketahui kondisi stabilitas tanah yang ada disekitarnya.
"Kami kerahkan 10 personel untuk menjaga jalur menuju lokasi wisata. Tidak ada pospam, karena memang dari pemkab sendiri sudah menyatakan wisata Negeri di Atas Awan ditutup," terangnya.
Selain pengamanan, Polres bersama Pemkab Lebak juga menyosialisasikan penutupan Negeri Di Atas Awan dengan memasang spanduk peringatan penutupan lokasi tersebut selama Natal dan tahun baru (Nataru).
"Sementara ini, hanya spanduk imbauan. Namun nanti apabila pantauan dari lapangan adanya peningkatan jumlah wisatawan, baru dilakukan penutup total," jelasnya.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Baca Juga: Alam Rusak, Negeri di Atas Awan Lebak Dinilai Proyek Instan
Berita Terkait
-
Alam Rusak, Negeri di Atas Awan Lebak Dinilai Proyek Instan
-
Menikmati Negeri di Atas Awan Puncak Bukit Gancik, Bisa Lihat Sunrise!
-
Gunung Luhur Tutup Sementara, 4 Negeri di Atas Awan Ini Tak Kalah Indah
-
Dipadati Wisatawan, Negeri di Atas Awan Gunung Luhur Ditutup Sementara
-
Tak Sesuai Ekspektasi, Warga Ini Kecewa saat Sambangi 'Negeri di Atas Awan'
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial