SuaraBanten.id - Keluarga Rustadi (34) dibantai dan dibunuh di rumahnya di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang. Peristiwa pembunuhan satu keluarga itu terkuak, Selasa (13/8/2019) pagi.
Anak Rustadi, Alwi (4) tewas. Sementara istrinya, Siti Saadiah selamat dan dalam keadaan kritis. Siti Saadiah terluka sayatan di wajah.
Peristiwa itu terkuak saat salah satseorang anggota keluarga korban mengajak Rustadi untuk bekerja. Namun saat itu keluarga dikagetkan dengan melihat korban sudah tergeletak dilantai dengan bersimbah darah sekira pukul 08.00 WIB.
“korban sepengetahuan saya tidak pernah punya masalah dan orangnya baik, dan dekat dengan masyarakat. Kemungkinan yang pertama temukan korban udah tergeletak orang tuanya namanya Pak Saleh, pas mau ngajak buat kerja bangunan. Karena korban lagi mengerjakan bangunan rumah warga,” Ungkap Santosa kerabat korban saat dikonfirmasi awak media.
Santoso mengatakan dilokasi kejadian barang-barang milik korban diketahui tidak ada yang hilang, sehingga ia menduga bahwa kasus pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh urusan pribadi.
“Barang barang korban juga tidak ada yang hilang, motornya juga ada,”Ujarnya
Petugas yang mendapatkan informasi dari warga langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Hingga saat ini istri korban yang bernama Siti diketahui selamat dari peristiwa tersebut dan sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Cilegon karena mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala. Semantara Rustadi dan Alwi korban tewas dilarikan ke RSUD Serang.
Berita Terkait
-
Pembunuhan Satu Keluarga di Serang, Tak Ada Barang yang Dirampok
-
Alwi, Anak Korban Pembantaian Satu Keluarga di Serang Berusia 4 Tahun
-
Satu Keluarga Dibantai di Serang, Saadiah Selamat, Ada Luka Sayat di Wajah
-
Pembantaian Satu Keluarga di Serang, Mayat Bapak dan Anak Tergeletak
-
Sadis! Satu Keluarga Tewas Dibantai di Serang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban