SuaraBanten.id - Kecelakaan truk pengangkut tanah yang menimpa sebuah mobil jenis Daihatsu Sigra warna putih (awalnya ditulis Toyota Avanza) di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten pada Kamis (1/8) pagi dilaporkan menyebabkan 4 orang tewas.
Awalnya disebutkan ada sejumlah orang yang terjebak di dalam mobil mini bus yang tertimpa truk pengangkut tanah tersebut. Posisi kecelakaan yang tepat di tengah jalan raya dan proses evakuasi menyebabkan lalu lintas macet total.
Setelah dilakukan evakuasi sekitar 4 jam, akhirnya korban di dalam mobil warna putih dapat dikeluarkan. Petugas gabungan dari PMI, Polres Metro Tangerang dan Dinas Perhubungan Kota Tangerang sempat kesulitan melakukan evakuasi.
Pasalnya dalam proses evakuasi yang melibatkan kendaraan berat ini, warga berkerumun untuk menyaksikan dan mengabadikan kejadian tersebut.
Baca Juga: Truk Bermuatan Tanah Timpa Mobil di Tangerang, 3 Orang Terjebak
Satu per satu korban dapat dikeluarkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang.
Kanit Lantas Polres Metro Tangerang AKP Isa Anshori mengatakan, korban yang berada dalam mobil Daihatsu Sigra warna putih itu berjumlah 5 orang. Satu orang di antaranya berhasil selamat dan dilarikan ke klinik bersalin Rani yang berada di sekitar lokasi.
"Ada lima orang. Yang satu selamat dan sudah dibawa ke bidan itu (klinik) untuk dapat dirawat," ucap Isa di lokasi kejadian.
Isa menyebut kecelakaan yang terjadi ini disebabkan akibat truk dengan muatan tanah oleng. Selanjutnya mobil yang melaju dari arah berlawanan ditabrak.
"Sementara kami menduga supir (truk) ini ngantuk. Dan menabrak mobil yang melaju dari arah yang berlawanan," ujarnya.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Layang Tubagus Angke, 1 Orang Dilarikan ke RS
Isa menyebut truk besar yang menjadi penyebab kecelakaan tengah terburu-buru.
"Dia buru-buru karena waktu operasionalnya sudah mau habis. Kemudian karena mengantuk jadi menyebabkan kecelakaan," kata Isa.
Sementara itu salah seorang saksi mata, Gita mengatakan, kecelakaan yang tejadi berlangsung begitu cepat. Ia mengaku sempat mendengan suara keras.
"Tadi ada suara benturan keras. Pas saya samperin gak taunya udah ada mobil terbalik. Dan warga mulai ramai untuk bantu mindahin muatan tanah nya," ucap Gita.
Menurut Gita, kecelakaan di sekitar lokasi memang kerap terjadi. Terlebih lagi jalur ini sering dilintasi truk tanah.
"Sering di sini. Truknya juga suka ugal-ugalan," katanya.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Pagar Laut dari Bambu Diganti Beton
-
Success Story Wali Kota Tangerang Sachrudin: Perjalanan Honorer Jadi Orang Nomor Satu di Tangerang
-
Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Diprediksi H-3, Ganjil Genap dan Delaying System Diberlakukan
-
Sepupu Dimutilasi, Marcellino Taruh Tubuh Jefry ke Freezer usai Dipotong 8 Bagian Pakai Gergaji
-
Akal-akalan Kawanan Penimbun BBM Subsidi, Siapkan Plat Nomor Palsu Hingga Tangki Rahasia
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Kolaborasi dengan BRI Antarkan Desa Wunut Jadi Desa dengan Pembangunan Berkelanjutan
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran