SuaraBanten.id - Krisyanto mengungkapkan, grup band tempatnya menjadi vokalis, yakni Jamrud, belum memberikan lampu hijau dirinya untuk maju sebagai Calon Bupati Pandeglang, Banten.
Namun, dia masih berharap doa restu dari rekan-rekannya di Jamrud. Menurutnya, doa restu itu diperlukan, karena dia sudah bersama Jamrud sejak 23 tahun silam.
"Justru itu, kayaknya mereka (Jamrud) belum setuju, belum ada sinyal positif, masih negatif," kata Krisyanto saat ditemui di Caffee Roti Bakar, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (11/07/2019).
Jika terpilih menjadi pemimpin di Kabupaten Pandeglang, Krisyanto masih tetap ingin berkarya dalam bidang musik bersama Jamrud.
Sembari berseloroh, pria kelahiran Carita, Kabupaten Pandeglang ini bercerita, seandainya menjadi bupati, tentu kebingungan kalau jadwal manggungnya pada hari kerja.
"Syukur-syukur sih kalau terpilih bisa berjalan dua-duanya. Kalau acara begitu kan Sabtu atau Minggu. Tapi kalau acaranya pas hari Jumat, nah bingung, masa harus izin kan ya," ujar Krisyanto sembari tertawa.
Pria yang saat ditemui menggunakan kaos putih, kacamata hitam khasnya dan bertopi coklat dengan tulisan 'Tanoa Korupsi' ini akan merangkul kaum milenial sebagai pemilih dan pendukungnya bersama Hendra Pranova.
"Merangkul milenial, mumpung masih dikenal oleh kaum-kaum milenial, mungkin dari ibu-ibu lebih memilih ke petahana," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Krisyanto akan maju sebagai Calon Bupati Pandeglang bersama Hendra Pranova, melalui jalur independen.
Baca Juga: Kelompok Pecinta Alam Dukung Krisyanto Jamrud Jadi Bupati Pandeglang
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan