SuaraBanten.id - Pembunuhan Y (30) yang menggegerkan warga di Desa Telaga Bakti, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten pada Rabu (15/5/2019) masih menyimpan teka-teki lantaran pelakunya T (35) merupakan suaminya sendiri.
Dari pengakuan tetangga yang tinggal di sekitar rumah kontrakan Y, pada malam sebelum terjadinya pembunuhan, T terlihat mengasah golok di depan rumahnya.
"Semalam juga ngasah golok suaminya. Tinggal disini (ngontrak baru) delapan bulan, sebelumnya di rumah orang tuanya," kata tetangga korban,Yeni, yang rumahnya berada di depan lokasi kejadian, Kamis (16/05/2019).
Seperti diketahui, T kemudian membunuh korban Y di dalam rumah kontrakan tersebut. Selain itu menurut keterangan warga, T juga sempat mengincar anak pertama hasil pernikahannya dengan Y.
"Pas anaknya keluar, dikejar suaminya. Anaknya lari ke warung. Habis ke warung, anaknya ke bengkel, ngumpet disitu," jelasnya.
Sebelum anak pertamanya melarikan diri, dikatakan Yeni, anak mereka yang nomor dua sempat berteriak meminta pertolongan.
"Anak keduanya keluar rumah, teriak-teriak. Pas kejadian orang-orang juga enggak berani ke situ (mendekat), ngasih tahu keluarganya aja yang di Curug Goong," katanya.
Sebelumnya, dari hasil olah TKP sementara dan keterangan warga yang dikumpulkan pihak kepolisian, pelaku T (35) dengan korban Y (30) memiliki permasalahan pribadi. Sehingga, persoalan itu memuncak kemudian terjadi pembacokan yang dilakukan pelaku ke korban.
"Dari beberapa saksi, pelaku punya permasalahan dengan korban. Permasalahan pribadi yang tak kunjung selesai, menyebabkan berujung dengan penganiayaan yang menyebabkan (korban) meninggal dunia," kata Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adittira.
Baca Juga: Diduga Motif Asmara, Yati Dibunuh Suaminya di Depan Anak-anaknya
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
-
Yati Dibacok Suami hingga Tewas, Anak-anaknya Nangis Kejer Keluar Rumah
-
Balaskan Dendam Istri, Motif Priono Bakar Eko di Kebun Jagung
-
Minta Cerai, Isnawati Disabeti Arit Setelah Diikuti Suaminya ke Dapur
-
Syok Tahu Pacarnya Ternyata Dulu Laki-Laki, Dokter Nekat Lakukan Mutilasi
-
Tragedi Kematian Junko Furuta, Diperkosa 44 Hari Sebelum Mayatnya Dibeton
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat