SuaraBanten.id - Tak ingin ada lagi anggota Polri yang meninggal dunia karena kelelahan menjaga Pemilu 2019. Tim Dokter dan Kesehatan (Dokkes) Polda Banten memeriksa kondisi kesehatan para personel Polres Serang Kota dan TNI yang menjaga kertas dan surat suara.
Tim kesehatan dari Polda Banten berkeliling ke setiap PPK, untuk memeriksa kesehatan dan memberikan vitamin bagi anggota yang bertugas menjaga Pemilu 2019.
"Kami memberikan pelayanan kesehatan bagi anggota yang sedang melaksanakan Pam (pengamanan) di PPK, tempat giat rapat pleno terbuka," kata dr. Alfin, Ketua Tim Dokkes Polda Banten, ditemui di Gedung Pramuka, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/04/2019).
Pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin bagi personel TNI-Polri yang berjaga, untuk mengantisipasi bertambahnya anggota yang gugur saat menjaga Pemilu. Setidaknya, sudah ada 10 personel Polri yang wafat diduga akibat kelelahan mengamankan pesta demokrasi lima tahunan ini.
"Pengecekan dan pemeriksaan kesehatan, dengan memberikan suplay obat dan vitamin terhadap anggota Polri dan TNI yang sedang bertugas," kata AKBP Firkan Affandi, Kapolres Serang Kota.
Polri dan TNI yang menjaga keamanan Pemilu berjalan lancar akan terus bertugas, hingga rapat pleno KPU RI. Sehingga kondisi tubuhnya harus selalu sehat.
Kini, tengah dilakukan rapat pleno penetapan rekapitulasi raihan suara untuk disetiap Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK).
"Memelihara kesehatan aggota, agar selalu terjaga kesehatannya dan tetap bugar dalam melaksanakan tugas," terangnya.
Sebelumnya, 10 personil Polri gugur saat menjaga Pemilu 2019. Para korban meninggal karena kelelahan dan sakit.
Baca Juga: Cinta Penelope Ditalak Saat Idap Kanker, Billy dan Pacar Beda Agama
Ada yang meninggal saat menuju lokasi TPS hingga kelelahan karena mengawal kotak suara.
Berikut daftar 10 anggota Polri yang meninggal dunia saat pengamanan Pemilu 2019:
1. Aiptu M Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi. Gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara.
2. Aiptu M Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Supri gugur saat melaksanakan pengamanan TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.
3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim. Suratno gugur dikarenakan sakit.
4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme, Polres Bondowoso. Prima gugur dalam kecelakaan menuju TPS.
Berita Terkait
-
Viral, Petugas KPPS Coblos Surat Suara di Bilik TPS
-
Polisi Bersenjata Lengkap Disebar Amankan Rekapitulasi Surat Suara
-
Petugas Panwascam Sukabumi Mendadak Stroke saat Rekap Surat Suara Pemilu
-
Pesan Jokowi: Kembali ke Kehidupan Sehari-hari, Kerja Keras Bangun Negeri
-
Pemilu 2019, Trafik Layanan Data Telkomsel Melonjak, Tertinggi di Sumbar
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat