SuaraBanten.id - Sorang ayah di Cilegon, Banten membunuh istri dan anaknya yang masih bayi dengan cara sadis. AP (40) membunuh istrinya, AR (25) dan anaknya yang masih berusia 40 hari dengan memukul di bagian kepala.
Kepala istrinya pecah, begitu juga kepala anaknya sampai otaknya hancur. Kejadian ini terjadi di Ciore Waseh, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin (4/3/2019) lalu.
Berdasarkan outopsi polisi, Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra mengatakan istri AP mendapat benturan benda tumpul di sekitar kepala dan wajah yang mengakibatkan retaknya di seputaran wajah. Tengkoraknya retak.
“Sehingga menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan darah masuk ke otak dan kemudian menyumbat pompa darah ke otak. Sehingga menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya, Jumat (5/4/2019).
Sementa sayang bayi diperlakukan sama. Kepala bayi pecah, sampai ke otak.
“Sehingga tidak terjadi suplai darah dari jantung dan menyebabkan kematian,” paparnya.
Kasat menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui apakah pembunuhan sadis tersebut direncanakan atau tidak.
“Nanti untuk mengetahui pembunuhan itu direncanakan atau tidak kita lihat dari rekonstruksi,” katanya.
Namun demikian, kata dia, berdasarkan pemeriksaan psikologi bahwa tindakan kejam pelaku itu akibat luapan emosi sesaat dan seketika.
Baca Juga: Bebas dari Tuduhan Membunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah Pulang Sore Ini
“Ini karena seorang suami ditolak sebanyak tiga kali untuk berhubungan intim, sehingga memicu harga dirinya sebagai laki-laki karena ditolak. Sementara untuk pemeriksaan narkotika kepada pelaku negatif,” imbuhnya.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU Penghapusan Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 20 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Biduan Kafe Dibunuh karena Tolak Berhubungan Badan Berempat
-
Polisi Periksa Orang Terakhir Bersama Budi, Mayat Dalam Koper
-
Jenazah Mutilasi dalam Koper Dimakamkan Tanpa Kepala
-
Sosok Guru Budi, Korban Mutilasi yang Jasadnya Ditemukan dalam Koper
-
Kabur dari Lapas saat Salat, Pelarian Pembunuh Gadis Berakhir sama Tentara
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?
-
Ribuan Sopir Angkot Blokade Jalur Serang - Merak, Akses Industri Lumpuh Total