- Kapal feri KMP Batumandi terbakar di perairan Pulau Merak Besar pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB.
- Sebanyak enam belas penumpang mengalami berbagai luka akibat insiden tersebut dan harus segera mendapat perawatan medis di fasilitas kesehatan.
- Pihak PT ASDP Indonesia Ferry menyediakan bus malam ini untuk mengantar para penumpang melanjutkan perjalanan menuju wilayah Jabodetabek.
SuaraBanten.id - Sebanyak 16 penumpang mengalami luka dalam insiden kebakaran kapal feri KMP Batumandi di perairan Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.
Kapal tersebut terbakar sesaat sebelum bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak. Dari total 420 penumpang, sebanyak 21 orang dilaporkan membutuhkan penanganan medis.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, sebanyak 16 penumpang telah dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan. Sebanyak 11 orang dibawa ke Puskesmas Pulomerak, sedangkan lima orang lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Krakatau Medika.
"Dari 11 orang yang dirujuk di Puskesmas Pulomerak ini, tujuh orang sudah dibawa lagi ke sini (Dermaga VI), dan empat orang masih di sana," kata Ati saat ditemui di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Selasa malam.
Baca Juga:KMP Batumandi Terbakar Bawa 420 Penumpang dan 89 Kendaraan, Dirut ASDP Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Sementara itu, lima penumpang lainnya juga membutuhkan penanganan medis. Namun, mereka tidak bersedia dirujuk ke fasilitas kesehatan sehingga mendapatkan penanganan di lokasi kejadian.
"Sebetulnya masih ada lima orang lain yang harus dirujuk, namun pihak pasien berkeberatan dirujuk, jadi kita tangani di sini," imbuhnya.
Ati menjelaskan, para penumpang mengalami keluhan yang beragam, mulai dari vertigo, gangguan pernapasan, patah tulang, hingga luka bakar ringan.
Selain itu, terdapat penumpang yang mengalami saraf terjepit. Kondisi sejumlah korban masih dalam pemantauan petugas medis.
"Keluhannya macam-macam, ada yang vertigo, ada yang saraf kejepit, mungkin tadinya udah sakit tapi karena ada kejadian ini jadi semakin sakit, ada yang patah tulang dan ada yang luka bakar ringan. Ada yang gangguan pernapasan juga, dan sekarang masih diobservasi oleh kita," ungkapnya.
Baca Juga:KMP Batumandi Terbakar, Tiga Tugboat PT PCM Bantu Pemadaman dan Evakuasi Penumpang
Meski terdapat sejumlah penumpang yang membutuhkan perawatan, Ati memastikan tidak ada korban yang mengalami luka berat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, para penumpang KMP Batumandi akan difasilitasi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing.
ASDP menyiapkan bus untuk mengantar para penumpang ke sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Dari ASDP menyampaikan akan diantar menggunakan bus ke wilayah tujuan di Jabodetabek, dan diantar malam ini juga," kata Maruli.
Kontributor : Yandi Sofyan