- KMP Batumandi membawa 420 orang dan 89 kendaraan terbakar di perairan Pulau Merak Besar, Cilegon, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
- Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada yang mengalami luka berat serta sebagian telah dipulangkan menggunakan bus.
- ASDP mendata kerugian material bersama Jasa Raharja, sedangkan Polda Banten membuka posko pengaduan dokumen penting dan KNKT menyelidiki penyebab kebakaran.
SuaraBanten.id - Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengungkapkan, KMP Batumandi mengangkut 420 orang dan 89 kendaraan saat terbakar di perairan Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.
Kapal tersebut terbakar sesaat sebelum bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak.
Heru mengatakan, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada penumpang yang mengalami luka berat dalam insiden tersebut.
Sebagian penumpang juga telah dipulangkan ke daerah tujuan masing-masing dengan difasilitasi oleh pihak ASDP menggunakan bus.
Baca Juga:KMP Batumandi Terbakar, Tiga Tugboat PT PCM Bantu Pemadaman dan Evakuasi Penumpang
"Alhamdulillah seluruh penumpang telah dievakuasi selamat semuanya, dan sebagian sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, kami fasilitasi," kata Heru saat meninjau Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Selasa malam.
Terkait kerugian akibat kebakaran tersebut, ASDP tengah melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja untuk menghitung kerugian material yang dialami penumpang.
Pendataan tersebut mencakup barang-barang pribadi hingga kendaraan milik penumpang yang ikut terbakar.
"Untuk kerugian yang akan ditanggung oleh kami, sementara ini masih kami data. Dan nanti kami akan memberikan pergantian bersama nanti Jasa Raharja, dan ini masih dalam proses pendataan," ujar Heru.
Heru menambahkan, api yang membakar KMP Batumandi telah berhasil dipadamkan. Selanjutnya, pihaknya menunggu proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Baca Juga:Cerita Penumpang KMP Batumandi Terbakar, Asap Tebal dan Ledakan Bikin Panik
"Kapal alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan, dan tentunya kalau kapal sudah padam itu semakin mempermudah bagi KNKT maupun kepolisian untuk segera melakukan investigasi sehingga kita jadi tahu penyebab terjadinya insiden," ucap Heru.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pihaknya telah membuka posko pengaduan bagi penumpang KMP Batumandi yang kehilangan barang-barang berharga akibat kebakaran tersebut.
Posko itu disiapkan untuk membantu penumpang yang membutuhkan surat keterangan kehilangan, terutama untuk mengurus kembali dokumen penting yang ikut terbakar.
"Kami dari Polda Banten telah menyiapkan posko untuk melayani penumpang yang merasa kehilangan barang-barang berharga seperti surat-surat yang membutuhkan surat kehilangan. Kami siapkan poskonya di lantai 2 Dermaga VI. Kami layani yang mana surat itu akan membantu proses pengurusan lanjut," kata Maruli.
Kontributor : Yandi Sofyan