- PT LamiPak Indonesia menyosialisasikan Anugerah Jurnalistik atau AJL 2026 di Serang, Banten, mengawal gizi nasional.
- Ajang ini bertujuan mendorong jurnalis mengawal isu integrasi susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Teknologi kemasan aseptik penting memastikan distribusi susu berkualitas ke wilayah pelosok Indonesia.
"Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada kemampuan sistem distribusi untuk memastikan susu dapat disalurkan secara aman dan efisien ke seluruh wilayah," jelasnya.
"Tanpa dukungan pengemasan yang memadai, dampak gizi yang diharapkan dari program ini tidak akan tercapai secara optimal," ujarnya.
la menjelaskan, kemasan aseptik memungkinkan distribusi susu tanpa pendinginan sekaligus menjaga keamanan dan kualitas nutrisi.
"Kami berharap, melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab bisa menyediakan ruang bagi jurnalis untuk mengangkat isu nutrisi, keamanan pangan, dan keberlanjutan secara kontekstual dan faktual sehingga berdampak positif untuk pencapaian Indonesia Emas 2045," jelasnya.
Baca Juga:Konsumsi Susu Indonesia Masih Tertinggal, Kemasan Aseptik Jadi Kunci Distribusi MBG Hingga Pelosok
Ahmad Rizalmi menambahkan, rendahnya konsumsi susu di Indonesia juga dipengaruhi oleh keterbatasan infrastruktur distribusi, khususnya sistem rantai dingin di daerah terpencil.
"Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga pada kemampuan sistem distribusi untuk memastikan susu dapat disalurkan secara aman dan efisien ke seluruh wilayah," pungkasnya.