alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Halaman dan Gerbang Tertutup Sampah Dari Tangsel, Kelurahan Cilowong Ditutup

Hairul Alwan Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:12 WIB

Halaman dan Gerbang Tertutup Sampah Dari Tangsel, Kelurahan Cilowong Ditutup
Tumpukan sampah menutup gerbang Kelurahan Cilowong, Rabu (27/10/2021). [Oki Faturrohman/Suara.com]

Akibat gerbang tertutup sampah Kelurahan Cilowong ditutup dan tak beroperasi.

SuaraBanten.id - Aksi warga menggiring truk sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kelurahan Cilowong dan menumpahkannya di halaman dan gerbang kantor kelurahan menyebabkan Kantor Kelurahan ditutup, Rabu (27/10/2021).

Diketahui, warga menggiring truk sampah dan meminta sampah ditumpahkan di Kantor Kelurahan Cilowong terjadi Rabu (27/10/2021) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Terkini, akibat gerbang tertutup sampah Kelurahan Cilowong ditutup dan tak beroperasi.

Tampak di depan gerbang kelurahan berwarna hitam terdapat tumpukan sampah yang menutup seluruh bagian gerbang. Sementara di bagian halaman juga terdapat beberapa tumpukan sampah juga.

Baca Juga: Xenia Terperosok ke Sawah di Tasikardi Serang, Gegara Sopir Mengantuk

Sempat ada angkutan yang ditugaskan mengangkut sampah dari halaman kantor kelurahan namun warga sekitar mencegat truk sampah Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Serang.

Sejak warga memaksa truk menumpahkan sampah di halaman Kantor Kelurahan belum juga diangkut oleh petugas kebersihan.

Warga menolak armada yang ingin mengangkut tumpukan sampah di kelurahan oleh Dinas Lingkungan Hidup, akhirnya armada tersebut putar balik untuk menunggu intruksi lanjutan.

Kepala UPT Perlengkapan dan Pembekalan DLH Kota Serang Agam mengatakan, warga sudah menitipkan pesan untuk tidak mengangkut sampah terlebih dahulu.

“Tadinya mau diangkut, mobil pun sudah standbye di tempat, namun ada warga yang bilang kalau jangan diangkut dahulu sebelum ada kesepakatan gitu,” ujarnya.

Baca Juga: Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Nyungsep Masuk Sawah di Serang

Agam mengaku tidak dapat mengambil tindakan atas kejadian pembuangan sampah secara paksa di halaman kantor pemerintahan Taktakan. Mobil-mobil truk yang siap mengangkut tumpukan sampah akhirnya putar balik ketempat masing-masing.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait