
Empat menit jelang babak pertama berakhir, Rans Cilegon FC melancarkan serangan balik cepat. Hal itu memaksa bek Fenerbahce melanggar pemain Rans di depan kotak penalti.
Patrich Wanggai selaku eksekutor tendangan bebas, berhasil mengecoh kiper lawan, tetapi bola tendangannya masih berada di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Rans Cilegon FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Wanggai pada menit ke-51.
Berawal dari kesalahan barisan pertahanan Fenerbahce U-19 di dalam kotak penalti, pemain Rans merebut bola untuk kemudian memberikan umpan yang langsung dikonversi Wanggai menjadi gol.
Baca Juga:Pergi ke Turki, Nagita Slavina Kram Perut hingga Gunakan Kursi Roda
Gol Wanggai menjadi momentum bagi Rans Cilegon FC. Mereka secara luar biasa menyamakan kedudukan lewat gol kedua yang dicetak hanya berselisih dua menit dari gol pertama.

Gol yang dicetak Ikshan Nul itu terjadi lewat skema serangan balik. Wanggai yang menyisir bola dari sisi kanan, berada di depan kotak penalti.
Alih-alih melepaskan tembakan, dirinya mengumpan ke arah Ikshan Nul yang kosong di sayap kiri untuk kemudian menjebol gawang Fenerbahce U-19.
Keasyikan menyerang membuat Rans Cilegon FC lengah. Mereka kembali tertinggal usai kebobolan pada menit ke-79.
Determinasi para pemain Fenerbahce U-19 dari sisi kanan tak mampu dibendung oleh para pemain Rans Cilegon FC.
Baca Juga:12 Momen Raffi Ahmad Beri Mobil ke Ucok Baba, Sempat Prank Pinjam Duit Dulu
Tendangan Bora Aydnlk dari sisi kiri dalam kotak penalti pada akhirnya gagal diamankan kiper Wahyudi. Meski sepakan lawan tak terlalu keras, antisipasi kiper 23 tahun itu tak sempurna hingga bola masuk ke gawang.