alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aksi Teror Kota Serang Viral, Polisi Kian Gencar Buru Geng Motor

M Nurhadi Selasa, 09 Maret 2021 | 12:33 WIB

Aksi Teror Kota Serang Viral, Polisi Kian Gencar Buru Geng Motor
Warga Serang digegerkan dengan video berdurasi 22 detik yang berisi puluhan anggota geng motor di Lampu Merah Ciceri yang dipersenjatai senjata tajam (sajam) berbentuk celurit dan samurai dan gergaji.

Kami masih melakukan pengembangan dan kemungkinan jumlah yang kami amankan akan terus bertambah, kata Martri.

SuaraBanten.id - Keberadaan geng motor terus menerus membuat masyarakat resah. Melihat tingkah mereka yang semakin menjadi, Ditreskrimum Polda Banten belakangan kian gencar memburu geng yang hobi mengacungkan senjata tajam di sejumlah jalan utama di Kota Serang.

Kekinian, setidaknya sudah 19 anggota geng motor yang mengatas namakan sebagai Geng All Star Serang Timur itu sudah diringkus polisi.

“Hingga Senin jam 08.00 WIB tadi telah berhasil mengamankan 9 orang lagi, sehingga total sementara menjadi 19 orang pemuda sebelumnya 10 telah diamanakan,” ujar Martri Sonny di hadapan awak media, Selasa (9/3/2021).

Ia menyebut, aksi anggota geng motor itu viral usai video yang memperlihatkan ratusan anggota mereka memamerkan sajam viral di media sosial. 

Baca Juga: Doakan Andin 'Ikatan Cinta' Cepat Sembuh, Keluarga Ini Gelar Makan Bersama

“Tentunya mengganggu Kamtibmas wilayah hukum Polda Banten khususnya wilayah kota Serang” paparnya, melansir BantenHits (jaringan Suara.com).

Lebih jauh, Matri menyebut, hingga saat ini, Ditreskrimum Polda Banten dan Satreskrim Polres jajaran terus melakukan pengejaran terhadap kawanan geng motor yang viral di media sosial tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan dan kemungkinan jumlah yang kami amankan akan terus bertambah,” jelasnya.

Martri menyebut, geng motor ini kerap melakukan aksi serupa dan mengganggu pengguna jalan lain karena adanya anggota mereka yang dibacok bulan lalu.

“Merespon dari kejadian tersebut mereka merencanakan untuk balas dendam di mana hasil komunikasi yang dilakukan oleh oknum tersebut melalui grup media sosial namanya All star,” tutupnya.

Baca Juga: Kisah Jalan Kaki Ciputat - Gunung Rinjani: 3 Bulan di Jalan, 4 Buah Sandal

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait