KPJ Kota Serang Terpaksa Pengajian di Lokasi Kurang Layak Akibat Hal Ini

Rumah singgah digeser, KPJ Kota Serang terpaksa menggelar acara pengajian bersama di pelataran toilet Terminal Pakupatan.

RR Ukirsari Manggalani
Jum'at, 15 Januari 2021 | 11:27 WIB
KPJ Kota Serang Terpaksa Pengajian di Lokasi Kurang Layak Akibat Hal Ini
Anggota KPJ Kota Serang usai menggelar pengajian rutin di pelataran toilet Terminal Pakupatan, Kota Serang [BantenHits/Mahyadi]

SuaraBanten.id - Kegiatan pengajian rutin Kelompok Penyanyi Jalan atau KPJ Kota Serang setiap malam Jumat terpaksa dilaksanakan di pelataran toilet di area Terminal Pakupatan, Kota Serang.

Dikutip dari BantenHits, jaringan SuaraBanten.id, hal itu disebabkan rumah singgah Dinas Sosial atau Dinsos Kota Serang yang sebelumnya berlokasi di area terminal Pakupatan digeser ke daerah sekitar Ciracas.

"Di pelataran toilet karena untuk menjangkau rumah singgah yang sekarang jarak dan transportasi ke sana jauh," jelas Enjang Suhardi, Ketua Forum Komunikasi Keluarga Besar Kelompok Penyanyi Jalanan (FK2BKPJ) Kota Serang, Kamis (14/1/2021).

Menurut Enjang Suhardi, semangat teman-teman KPJ Kota Serang sangat tinggi untuk melaksanakan pengajian bersama itu. Meski kondisi terbatas dan dirasa kurang layak tempatnya, tidak menyurutkan semangat mereka untuk bisa berubah ke arah lebih baik.

Baca Juga:Ulama Kharismatik Banten Dukung Komjen Listyo Jadi Kapolri

"Pengajian rutin akan tetap kami laksanakan walau tempat tidak memadai," tandasnya.

Sementara itu, Deni Murdani Wakil Ketua FK2BKPJ Kota Serang menambahkan, bahwa tidak hanya pengajian, dalam waktu dekat juga pihaknya berencana akan menyelenggarakan Sekolah Jalanan yaitu Paket B dan Paket C, untuk anggota KPJ yang putus sekolah.

"Semoga dengan niat baik yang akan kami jalankan bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Serang khususnya, dan saya juga berharap untuk pemerintah setempat untuk mendukung kegiatan kami terutama fasilitas tempat yang mudah diakses oleh anggota KPJ yang memang pusat kegiatannya di sekitaran terminal Pakupatan," jelas Deni Murdani.

Jika terlaksana, kegiatan belajar mengajar akan dilakukan pada waktu bekerja, sehingga pihaknya membutuhkan tempat yang memadai.

"Selain itu, kami memiliki niat untuk menghapus tato. Semoga niat baik teman-teman bisa disambut baik oleh para pemangku kebijakan agar bisa direalisasikan dengan baik. Kami sangat berharap pemerintah setempat mendukung kegiatan," pungkasnya.

Baca Juga:Tabrakan Beruntun di Serang, Libatkan Dua Mobil dan Motor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak