Diajak ke Hotel dan Mabuk, Gadis di Bawah Umur di Cilegon Digilir 4 Pelajar

Rizki Nurmansyah
Diajak ke Hotel dan Mabuk, Gadis di Bawah Umur di Cilegon Digilir 4 Pelajar
Ilustrasi pemerkosaan terhadap seorang gadis. [Shutterstock]

Keempat pelajar terancam hukuman 15 tahun penjara.

SuaraBanten.id - Empat pelajar di Kota Cilegon, Banten dibekuk petugas. Keempatnya diduga telah mencabuli seorang gadis di bawah umur warga Jombang, Cilegon.

Para pelajar itu masing-masing berinisial AZ (17), RY (16), IB (16) dan FR (17).

Mereka digelandang ke Mapolres Cilegon karena atas laporan kasus pencabulan terhadap RN (14).

Peristiwa bermula saat RN dijemput oleh AZ di kediamannya. Gadis di bawah umur itu langsung dibawa ke salah satu hotel di Cilegon.

Sesampainya di lokasi, RY, IB dan FR rupanya telah menunggu di dalam sebuah kamar yang telah dipesan.

"Bedasarkan hasil pemeriksaan korban dalam keadaan setengah sadar disetubuhi dan dicabuli para pelaku secara bergantian, di mana sebelumnya korban telah diajak para pelaku minuman beralkohol di TKP," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi.

Sementara Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana mengatakan keempat pelaku masih berstatus pelajar di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang.

Penangkapan bermula dari adanya laporan orang tua RN ke pihak kepolisian.

"Memang betul orang tua korban yang melaporkan peristiwa itu," kata Yudhis dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Rabu (15/7/2020).

"Penangkapan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Keseluruhan pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan di unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cilegon," sambungnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku terjerat dengan Pasal 81 dan 82 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Persetubuhan dan Perbuatan Cabul Anak di Bawah Umur dengan ancaman 15 tahun penjara.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS