Andi Ahmad S
Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:29 WIB
Ilustrasi kapal terbakar [Suara.com]
Baca 10 detik
  1. Kapal feri KMP Batumandi terbakar di dekat Pulau Merak Besar pada Selasa 20 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB.
  2. Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi seluruh penumpang kapal yang sempat mengalami kepanikan akibat insiden kebakaran tersebut.
  3. Pihak ASDP menyatakan penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari otoritas berwenang.

SuaraBanten.id - Sebuah kapal feri KMP Batumandi terbakar di sekitar Pulau Merak Besar, Kota Cilegon, Banten, saat hendak bersandar di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Dalam video yang beredar, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari badan kapal. Insiden tersebut juga memicu kepanikan di kalangan penumpang. Tim SAR gabungan pun melakukan proses evakuasi terhadap penumpang kapal.

Kepala Satuan Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Iptu Agie Dwisetio Putra, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Namun, ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proses evakuasi masih berlangsung.

"Betul (terbakar), mohon waktu kami sedang evakuasi," kata Agie kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Sementara itu, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Adale, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan tim SAR gabungan untuk memastikan penanganan insiden serta evakuasi penumpang berjalan optimal.

Windy mengungkapkan, penyebab pasti kebakaran KMP Batumandi belum diketahui. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari otoritas berwenang di lapangan.

"Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut. ASDP berkomitmen untuk mendukung proses pemeriksaan oleh pihak berwenang serta menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi lapangan," ujar Windy.

Menurut Windy, KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak sekitar pukul 14.52 WIB. Saat kapal dalam proses menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, petugas melihat percikan api di bagian buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB.

"Kebakaran di sekitar Pulau Merak Besar saat kapal sedang dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak. Kapal bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. Dan sekitar pukul 16.15 WIB, petugas melihat percikan api di buritan bagian belakang kapal, tepatnya di deck atas untuk muat kendaraan kecil," kata Windy.

Baca Juga: 8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

Ia menegaskan, proses penanganan kebakaran masih berlangsung dengan melibatkan petugas gabungan. ASDP juga memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.

"Saat ini proses penanganan masih berlangsung oleh petugas gabungan. Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP," tandasnya.

Load More