Andi Ahmad S
Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:08 WIB
Petugas gabungan dari BPBD Tangerang Selatan, kepolisian, dan TNI melakukan pencarian korban ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye]
Baca 10 detik
  • Dua korban luka bakar serius akibat ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, dirujuk ke rumah sakit lanjutan pada hari Rabu.
  • Insiden ledakan tersebut mengakibatkan total 13 orang menjadi korban, dengan rincian 11 luka-luka dan 2 orang meninggal dunia.
  • Polda Metro Jaya bersama Puslabfor mengamankan 18 kamera pengawas guna menyelidiki penyebab pasti ledakan pada hari Kamis.

SuaraBanten.id - Dua korban luka berat akibat insiden ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, harus menjalani penanganan medis lanjutan akibat tingkat keparahan luka bakar yang dialami.

Humas Rumah Sakit Umum (RSU) Pamulang, Lasdo, mengungkapkan kedua korban atas nama Andre Ahmad dan Andri Rahmanto mengalami luka bakar serius dengan kisaran 58 hingga 82 persen.

"Keduanya harus dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan karena tingkat keparahan luka yang dialami," ujar Lasdo.

Sementara itu, sejumlah korban lain masih menjalani perawatan di rumah sakit berbeda. Salah satunya, Maman, menjalani operasi akibat luka pada tangan kanan yang disertai robekan serta cedera pada arteri dan tendon.

Dia bilang, luka yang dialami Maman masih dapat ditangani di fasilitas rumah sakit. Setelah operasi, pasien kini menunggu tahapan perawatan berikutnya.

"Luka sobek dengan ruptur arteri dan tendon bisa kita tangani di sini," ucapnya.

Penanganan para korban tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan setelah ledakan yang mengguncang kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangsel, Rabu (14/10) malam.

Insiden itu mengakibatkan 13 orang menjadi korban. Sebanyak 11 orang mengalami luka-luka, sedangkan 2 lainnya meninggal dunia.

"Para korban mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati," papar dia.

Baca Juga: Teka-teki Ledakan Pasar Cimanggis Terkuak, Ruko Ternyata Tempat Suplai Buah MBG

Sebelumnya, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengamankan 18 kamera pengawas (CCTV) dari lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Imron Ermawan mengatakan bahwa pengamanan belasan CCTV ini dilakukan untuk membantu petugas dalam proses penyidik dari insiden naas tersebut agar dapat mengungkap penyebab ledakan yang terjadi pada Rabu (14/10).

"Pengamanan CCTV dilakukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua pada Kamis (15/10)," ujarnya.

Dia bilang, kamera pengawas yang diamankan ini didapat dari beberapa lokasi dan sudut penempatan CCTV, termasuk yang berada di dalam bangunan terdampak ledakan.

Ia menjelaskan, rekaman tersebut akan ditelusuri untuk mengetahui situasi di lokasi sebelum ledakan terjadi. Pemeriksaan itu juga menjadi bagian dari upaya penyidik mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

"Akan kita buka untuk mengetahui isi dari tempat terjadinya ledakan itu. Apakah sesuatu hal yang disengaja atau tidak disengaja," ujarnya.

Load More