SuaraBanten.id - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Cilegon mengadakan sosialisasi surat elektronik Email Dinas Pemkot Cilegon, di Ruang Rapat Diskominfo Kota Cilegon, Rabu (15/5/2024)
Acara yang dihadiri oleh puluhan peserta dari perwakilan organisasi perangkat Daerah (OPD) itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Cilegon Agus Zulkarnain dengan didampingi Kepala Bidang Aplikasi Teknologi dan Informasi Diskominfo TB Sofat.
Dalam kesempatan itu, Agus mengungkapkan bahwa e-mail dinas diterapkan untuk memfasilitasi komunikasi resmi yang efisien antar-pegawai dalam lingkup Pemkot Cilegon, maupun antar-instansi lain baik pusat ataupun daerah.
"Selain itu, e-mail dinas juga sekarang menjadi salah satu syarat dalam registrasi pembuatan tanda tangan elektronik atau TTE yang kini mulai diterapkan," kata Agus.
Agus juga menyampaikan, jika e-mail dinas dapat dijadikan sebagai jejak komunikasi tertulis yang dapat digunakan sebagai referensi atau bukti dokumentasi.
"E-mail dinas juga dapat memungkinkan kita untuk mengirim berkas lampiran seperti dokumen, gambar atau persentasi. Ini bisa memudahkan kita untuk bertukar informasi dan kolaborasi dalam satu tugas kedinasan," jelasnya.
Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa e-mail dinas dilengkapi dengan fitur keamanan enkripsi dan autentikasi, sehingga hal itu dapat membantu menjaga kerahasiaan dan integritas informasi yang dikirim melalui e-mail.
"Dengan kita menggunakan e-mail dinas, kita dapat mengurangi biaya atau anggaran yang terkait dengan pengiriman surat fisik," ucapnya.
Agus berharap dengan penggunaan e-mail dinas dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi dan profesionalisme di masing-masing OPD.
"Saya harap para peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan sebaik mungkin sebab ini sangat penting untuk meningkat pemahaman kita tentang penggunaan e-mail dinas yang benar," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Teknologi dan Informasi Diskominfo Kota Cilegon TB Sofat menambahkan, sosialisasi dilakukan selama dua hari, 15-16 Mei 2024. Ini karena keterbatasan tempat, juga agar perwakilan OPD lebih memahami penggunaan e-mail dinas tersebut.
"Setelah sosialisasi ini nanti akan kita implementasikan langsung. Kita mulai buatkan akun e-mail dinasnya. Setelah itu, masing-masing dinas apabila hendak ada keperluan kedinasan baik dengan instansi Pemkot Cilegon maupun dengan yang lain silahkan menggunakan e-mail dinas," jelas Sofat.
Berita Terkait
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Rute Commuter Line Merak Dibatasi Hanya Sampai Stasiun Cilegon
-
Krakatau Steel: Jaringan Gas Kunci Ekspansi Industri di Cilegon
-
Serangan Email Berbahaya di Tahun 2025 Naik 15 Persen
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Modus Kurir Sabu 71 Kg di Merak Terbongkar, Polisi Gagalkan Peredaran Saat Ramadan
-
Enaknya! Lebaran Usai, 50 Persen ASN Pemprov Banten Masih WFA Hingga 27 Maret
-
7 Tips Perjalanan Lampung Jakarta: Tips Mudik atau Liburan dari Bandara Kecil ke Ibu Kota
-
Jaga Gerbang Mudik 2026, Polisi Amankan Sabu Jumbo dan Senjata Api di Dermaga Eksekutif
-
6 Penyakit Langganan Pasca Idul Fitri yang Sering Diabaikan, Mana yang Paling Bahaya?