SuaraBanten.id - Setiap petang di bulan puasa Ramadan banyak masyarakat muslim yang menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa dengan berjalan-jalan sore atau biasa disebut mengabuburit. Banyak cara dilakukan orang dalam menghabiskan waktu, baik sendirian maupun bersama teman dan orang terkasih.
Tak sedikit juga orang yang mengisi waktu ngabuburit dengan berolahraga, seperti jogging dan bersepeda. Berikut, rekomendasi tempat favorit ngabuburit sehat yakni sambil berolahraga di Kota Tangerang.
Stadion Benteng Reborn terletak di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna, dekat dengan kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Stadion ini merupakan stadion lama yang dulunya merupakan markas dari klub bola asal Kabupaten Tangerang, Persita Tangerang sebelum akhirnya diserahkan asetnya ke Pemkot Tangerang.
Usai direnovasi, stadion tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas untuk berolahraga yang dapat digunakan masyarakat secara umum dan gratis. Mulai dari berlari, jalan kaki, bermain bola, senam bersama dan lain sebagainya.
Alun-Alun Ahmad Yani terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Sukarasa, Kota Tangerang. Di sini, berbagai aktivitas mengabuburit bisa kamu lakukan. Seperti lari, jalan kaki, bulu tangkis, bola basket, wallclambing, calisthenics dan lain sebagainya.
Setiap harinya, banyak pula pedagang yang akan menjajakkan penyewaan berbagai alat olahraga mulai dari gymball, raket dan kok bulu tangkis, skipper, dan lain sebagainya. Menariknya, lokasi ini berdekatan dengan Taman Jajan Parlan, sehingga dekat dengan belanja takjil atau buka puasa bersama.
Taman Hutan Kota Tangerang terletak di Jalan Raya Daan Mogot tepat depan markas BPBD Kota Tangerang. Di lokasi ini, masyarakat dapat melakukan aktivitas jalan kaki atau lari dengan suasana yang sejuk dan asri karena dipenuhi dengan pepohonan yang rindang.
Masyarakat juga dapat melakukan aktivitas olahraga lainnya seperti lompat tali atau memanfaatkan fasilitas outdoor gym yang tersedia di area Taman Hutan Kota Tangerang.
4. Taman Eco Park Kota Tangerang
Terletak di Jalan Pinru Air, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, lokasi ini memiliki fasilitas jogging track dengan panjang hampir satu kilometer. Tak sampai di situ, taman ini dibangun di bantaran Sungai Cisadane. Sehingga, mengabuburit sambil lari atau jalan santai akan dimanjakan dengan cantiknya aliran Sungai Cisadane.
Terlebih, Taman Eco Park Kota Tangerang merupakan salah satu taman yang tepat dipilih untuk menikmati senja sambil nunggu azan magrib.
Berita Terkait
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut