SuaraBanten.id - Seorang warga beranama Yani kepergok membuang sampah di Sungai Cibanten tepatnya di Jembatan Calung dekat Polsek Serang Kota, Banten pada Minggu (10/3/2024).
Warga yang membuang sampah di Sungai Cibanten tepatnya di Jembatan Calung dekat Polsek Serang Kota, Banten bahkan dipergoki oleh Pj Wali Kota Serang, Yedi Rahmat.
"Tadi saya melihat langsung Pak Yani membuang sampah ke sungai. Kemudian saya nasehatin supaya tidak membuang sampah sembarangan ke sungai," ujar Yedi Rahmat dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id).
Dalam kesempatan itu, Yedi menegaskan menjaga kebersihan Sungai Cibanten menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegah terjadinya banjir.
"Kita harus menjaga agar tidak terdampak banjir jadi harus saling menjaga," ungkapnya.
Ia mengimbau seluruh warga Kota Serang tidak membuang sampah di sungai, drainase, maupun selokan.
"Mari kita jaga kebersihan, kebersihan adalah sebagian daripada iman," ujar Yedi Rahmat.
Aksi Pj Wali Kota Serang menegur warga yang membuang sampah sembarangan itu pun mendapat apresiasi dari warga sekitar.
"Bagus sekali Pak Wali Kota langsung turun tangan menegur warga yang buang sampah sembarangan,” ujar warga bernama Budi.
"Semoga dengan ini warga jadi lebih jaga kebersihan dan tidak buang sampah sembarangan lagi," harapnya.
Warga lainnya, Ana, juga mendukung langkah Pj Wali Kota Serang dalam menjaga kebersihan Kota Serang.
"Ini contoh yang baik dari pemimpin. Semoga warga juga teredukasi untuk menjaga kebersihan lingkungan," tuturnya.
Pemerintah Kota Serang telah berkomitmen untuk mengatasi permasalahan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang telah melakukan berbagai upaya, seperti meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah. Menambah jumlah tempat pembuangan sampah (TPS).
Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah Pemerintah Kota Serang juga akan menindak tegas warga yang membuang sampah sembarangan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut
-
Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah
-
Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur
-
Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029
-
Atasi 105 Juta Ton Sampah, DKI Gandeng TNI AD dan Danantara untuk Pengolahan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu