SuaraBanten.id - Untuk warga Kota Tangerang ataupun warga yang tengah berkunjung ke Kota berjuluk Akhlakul Karimah itu tampaknya mesti mencoba sensasi mendatangi Museum Benteng Heritage yang berada di Jalan Cilame Nomor 18-20, Kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten.
Museum Benteng Heritage merupakan tempat wisata yang bisa menjadi referensi bagi Anda yang tertarik dengan dunia sejarah peranakan Tionghoa di Tangerang, Banten.
Diketahui, Museum Benteng Heritage buka setiap Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Di lokasi ini, banyak koleksi yang terbilang kuno, unik dan berasitektur tradisional Tionghoa yang diperkirakan dibangun pada pertengahan abad 17.
Sejumlah aktivitas yang dapat dilakukan di Museum Benteng Heritage:
1. Melihat Koleksi Kecap Benteng
Saat memasuki lantai satu, pengunjung akan melihat pajangan Kecap Benteng, tepatnya di sebelah tangga menuju lantai dua museum. Pabrik Kecap Benteng merupakan salah satu pabrik kecap tertua di Indonesia.
2. Melihat Suasana Pasar Lama Tangerang
Dari balkon yang ada di lantai dua, pengunjung dapat melihat suasana Pasar Lama Tangerang. Melihat aktivitas pasar ini, memberikan sensasi suasana rumah tua di pedesaan.
3. Sewa Pakaian Khas Tionghoa
Selain melihat pajangan, pengunjung juga dapat mencoba pengalaman mengenakan pakaian khas Tionghoa. Pengunjung dapat menyewa dengan tarif Rp50 ribu.
4. Belajar Sejarah
Seperti namanya, museum ini mengenalkan sejarah peranakan Tionghoa di Tangerang. Penjelasan seputar sejarah juga dilengkapi dengan koleksi peninggalan Tionghoa yang dipajang.
Beberapa koleksi tersebut, di antaranya sebuah galeri yang berisikan berbagai macam kamera tua yang masih bisa menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Berbagai koleksi alat pemutar lagu mulai dari yang paling kuno, Edisson phonograph buatan tahun 1890an.
Berita Terkait
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut