Scroll untuk membaca artikel
Hairul Alwan
Jum'at, 08 Desember 2023 | 16:09 WIB
Ilustrasi penganiayaan- Kepala Sekolah salah satu SMA swasta di Serang, Banten diduga aniaya guru. (Shutterstock).

Korban yang menerima pukulan dari kepala sekolah terkejut dengan kejadian yang sangat cepat ini, karena selevel kepsek berani memukul guru di hadapan siswa.

Dengan alasan ingin menguji apakah itu dilakukan dengan sadar, korban berkata dengan nada menantang

"Ohh begini mental seorang kepala sekolah," ujar sang korban.

Mendengar kalimat korban, pelaku kembali memukul korban. Pertikaian tersebut untungnya dapat segera dilerai oleh satpam, officeboy, dan guru yang melihatnya.

Baca Juga: Dua Pekerja Proyek TPT di Tigaraksa Tangerang Tertimbun Longsor

Korban selanjutnya melakukan visum dan melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini ke Polsek Serang. Kasus ini sudah dituangkan dalam tanda bukti laporan pengaduan Polsek Serang Nomor TBLP/470/XII/2023/SPKT/Polsek Serang.

Endang Yusro, membenarkan adanya pemukulan tersebut. Namun ia membantah terjadinya penganiayaan.

"Oh, ya. Terkait masalah tersebut memang ya saya sendiri yang melakukan. Namun karena ada sebab, dan kalau disebut penganiyaa tidak sampai kesitu, Insya Allah," ujarnya melalui pesan singkat.

Endang mengaku sudah meminta maaf sama korban dan mengakui kekhilafannya.

"Dan saya sudah minta maaf sama yang bersangkutan, dan yang bersangkutan pun sudah memaafkan dan kami pun berpelukan," ungkapnya.

Baca Juga: AHY Turun Gunung, Panaskan Mesin Partai untuk Menangkan Prabowo-Gibran Tangerang Raya

"Saat itu yang bersangkutan. sedang mengawas, dan saya berinisiatif untuk mendatangi dan meminta maaf. Saya menyadari akan kekhilafan tsb. Namun jika memperpanjang saya juga punya bukti dan saksi sehingga terjadinya aksi tersebut," pungkasnya ujarnya.

Load More